Wisata Nuklir Hadir di Kota Kembang

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Sebentar lagi Kota Bandung akan memiliki wisata teknologi nuklir. Masyarakat yang ingin tahu banyak tentang pernukliran, Kota Bandung menyajikannya.

Dilansir laman republika.co.id , Kepala Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), Jupiter Sitorus mengatakan dalam waktu dekat tepatnya bulan Oktober 2019, wisata teknologi nuklir bakal dilaunching di Kota Kembang.

“Pada 30 Oktober akan kami launching. Masyarakat, bisa melihat langsung fasilitas-fasilitas yang ada di kita,” ujar Jupiter kepada wartawan, Rabu (18/9).

Lebih dalam Jupiter menerangkan bahwa pihak Batan tidak akan memungut biaya sepeserpun bagi masyarakat yang hendak masuk arena wisata teknologi langka ini. Sebab target wisata ini adalah masyarakat yang terdidik.

Sejauh ini, kata dia, Batan telah mempersiapkan ruang pameran yang nantinya akan memberikan segala informasi tentang nuklir.

Ia berharap wisata baru ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menambah wawasan seputar dunia nuklir. Namun demikian, Batan akan menerapkan aturan standar internasional tentang usia pengunjung. Yang dibolehkan memasuki arena hanya mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

Sedangkan usia di bawah itu, hanya diperkenankan berkunjung sampai di ruang pameran saja. Sebab, di ruang ini pun sudah difasilitasi informasi seluruh gambaran tentang dunia nuklir.

“Ini persyaratan internasional, hanya 18 tahun ke atas yang bisa masuk daerah tertentu,”tandasnya.

Saat ini, lanjut dia, Batan Bandung memiliki satu reaktor yang masih aktif beroperasi. Reaktor bernama Trigana 2000 itu untuk kepentingan riset, training, dan menghasilkan radioisotop untuk kepentingan industri dan kesehatan.

Reaktor nuklir di Bandung adalah yang pertama di Indonesia, sebelum Yogyakarta dan Tangerang.

Melalui wisata nuklir ini, kata Jupiter, ia pun ingin menyampaikan kalau Batan, sudah memulai era nuklir sejak dulu. Kota Bandung harus bangga, untuk mempunya fasilitas ini.

Kendati nantinya terbuka untuk umum,  namun Jupiter memastikan keamanan pengunjung akan menjadi prioritas utama. Pihaknya, akan menjamin tak akan sampai ada accident ataupun pencemaran.

“Kami akan sangat perhatikan faktor keselamatan dan keamanan. Apalagi komunitas pengawasan nuklir internasional sangat ketat tentang hal ini. Keamanan prioritas kami,” katan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, Pemkot Bandung sangat mendukung wisata ini. Bahkan, pihaknya akan mencoba membuat jalur wisata dengan menyambungkan ke obyek wisata yang lain seperti Baksi, ada cagar budaya, dan ada kebun binatang.

“Kami akan mengajak hotel-hotel untuk mendukung kawasan wisata ini. Hotel, bikin promo untuk menarik wisatawan dengan harga kompetitif,” katanya.

Kenny optimistis, wisata teknologi ini akan sangat menarik bagi wisatawan karena salah satu atraksinya memperlihatkan cara pengembangan pengolahan nuklir.

“Ini kayaknya pertama di Bandung ya dan baru. Selama ini, wisata teknologi paling ada di ITB tapi itu teknologi bukan teknologi nuklir,” katanya.

Kenny pun memperkirakan, Wisata Teknologi Nuklir ini, bisa mendatangkan ribuan wisatawan. Di awal pembukaan, ia memprediksi pengunjung yang datang  bisa  200 sampai 300 kunjungan. Terutama, orang yang senang dengan teknologi.

“Tak hanya Bandung, luar Bandung dan Qsean regional juga akan datang kesini. Saya optimistis di awal pembukaan pengunjungnya dalam seminggu 200 sampai 300 orang,” kata Kenny.(san/voj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here