Wakapolda Jabar Ingatkan potensi ancaman di Pilgub

0

Bandung, Voiceofjabar.com  – Provokasi dan berita hoax, menjadi salah satu penyebab konflik dalam kontestasi pilkada di berbagai daerah. Selain itu sikap mental “siap menang dan tidak siap kalah”, juga bisa menjadi pemicu pertikaian.

Hal itu disampaikan Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Supratman, saat menjadi pemateri pada acara Bintek Terpadu Pemutakhiran Data Pemilih untuk KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Panwas Kabupaten/Kota, PPK dan Panwascam se-Jawa Barat di Hotel Harris, Jl. Peta Bandung (20/12).

“Ada lagi faktor-faktor lain yang memincu pertentangan, yakni demokrasi belum dewasa, kebebasan yang kebablasan, kecurangan, penyelesaian masalah yang tidak adil, provokasi atau hoax, selisih suara yang tipis, sikap masyarakat yang temperamental, pertentangan elit politik, serta ketidaksiapan aparat keamanan,”tandasnya.

Namun di tengah-tengah potensi tadi, ia mengaku, sebenarnya warga Jawa Barat sangat menghargai siapapun pemenangnya. Masyarakat pada umumnya mampu menjaga keamanan lingkungannya.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya potensi ancaman terhadap proses Pilgub, yuakni distribusi, kerusakan dan kekurangan surat suara, bentrok antar pendukung, money politics, perusakan alat peraga, serta kampanye yang melebihi batas waktu, black campaign, intimidasi, pengrusakan dan pengancaman di TPS, menghalangi, serangan fajar, dan termasuk bencana alam.

“Ancaman-ancaman tersebut bisa diantisipasi sepanjang ada kerja sama yang baik antara jajaran kepolisian dengan masyarakat,”katanya. (ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here