Virus Klakson Telolet Resahkan Orang Tua Siswa

0

Ciamis, VoiceOfJabar.com – Nyaris di tiap wilayah bahkan mancanegara demam klakson Telolet menjangkiti warga. Ini terjadi pasca heboh di alam maya. Di Ciamis, virus telolet mewabah di kalangan pelajar.

Pasca jam pelajaran usai, anak-anak sekolah bukannya pulang tapi beramai-ramai memadati bahu trotorar jalan raya, menunggu kendaraan bus atau truk yang melintas. Tujuannya itu tadi, minta sopir agar membunyikan suara klakson telolet.

Para siswa bahkan rela menunggu hingga petang. Enggan pulang sebelum bunyi telolet masuk telinganya. Namun sikap anak-anak itu sempat membuat resah orang tua karena anaknya tak kunjung pulang ke rumah.

“Saya jemput anak karena sering terlambat pulang katanya ikut sama temen temennya nungguin klakson Telolet,” Kata Siti, salah seorang orang tua siswa SD negeri 5 Maleber Ciamis saat menjemput anaknya.

Diakui Siti, anaknya kerap terlambat pulang belakangan ini. Makanya ia berinisiatif menjemput. Ia mencemaskan sikap anaknya itu, apalagi main di pinggir jalan raya yang rawan.

“Saya khawatir anak saya lupa makan juga takut ada apa apa maklum dijalan dekat dengan bahaya,” ungkapnya.

Agar anak anak tidak lupa makan, Siti pun terpaksa membagikan makanan ringan kepada anak anak sambil membujuknya agar dapat segera pada pulang.

Sementara itu, dampak trendnya klakson Telolet ternyata para sopir Bus lintas provinsi mengaku sangat bangga karena kehadiran mereka juga bisa menghibur warga dengan membunyikan klakson telolet.

“Sejauh ini warga terutama anak anak remaja yang memburu klakson telolet makin banyak namun masih positif yang penting tidak mengganggu arus lalu lintas,”Kata Eki Ketua Organda Ciamis yang juga pengurus PO Bus Gapuraning Rahayu, saat dimintai tanggapannya.

Eki menyebutkan sedikitnya ada sekitar 50 Armadanya yang dilengkapi klakson Telolet sejak empat tahun lalu.

“Lebih dari 50 Armada kami sudah berklakson telolet dan itu sudah sejak empat tahun lalu jadi bukan baru kemari kemari, kita sudah lama pake,” tuturnya.

Sejauh ini menurutnya tidak ada yang mengganggu bagi warga bahkan mendapatkan tespon positip dengan menjamurnya penggemar klakson beritama nyaring dan lantang tersebut.

Organda Ciamis kata Eki bersama para pengelola PO Bus berharap pemerintah tidak mempermasalahkan keberadaan klakson itu.

“Harapan kami pemerintah tidak mempersoalkan klakson yang sudah disesuaikan pabrikan karena memang tidak ada masalah,”Harap Eki.

Sejumlah Perusahaan Otobus malah mengaku bangga kini fenomena “Om Telolet Om” telah mendunia dan menjadi trend dan mendunia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here