TOF 2019 Tak Seramai di HZ, Pelaku UMKM Berharap Kelancaran Omset

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Kemeriahan Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-18 tak terlepas dari peran perayaan Tasik October Festival yang menyajikan pameran ekonomi kreatif.

Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) turut mengisi stand-stand ekonomi kreatif di komplek Lapangan Dadaha. Mulai dari makanan olahan khas Tasikmalaya, handycraft khas Tasik dan fashion, bordir dan hijab syar’i.

Tak hanya itu, partisipasi stand ekonomi kreatif TOF 2019 juga datang dari kota/ kabupaten lain, yakni Kabupaten Tasik, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Garut, Dekranasda Maluku Tengah dan Kab Ngawi.

Meski tak seramai yang sudah-sudah, para pelaku ekonomi kreatif sangat berharap TOF 2019 ini dapat menaikan omset penjualan. Salah seorang pemilik usaha bordir Kawalu, Almia Sumiati menceritakan bahwa omset penjualan bordir di TOF 2017 dan 2018 cukup tinggi.

“Tahun lalu omset maksimal 20juta sehari, bahkan lebih. Paling banyak kerudung. Paling kecil 10 juta. Tapi sekarang mah agak pesimis soalnya tidak seramai di HZ. Tapi mudah-mudahan mah lancar,”ungkapnya.

Di sektor kuliner juga demikian. Ibu Gina penjual batagor juga mengharapkan agar TOF 2019 di Dadaha bisa seramai di jalan HZ Musthafa.

“Soalnya ini tempatnya ngacleng (loncat) lumayan jauh dari pusat kota, tapi mudah-mudahan lah bagus sampai akhir,”harapnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here