TKD Jokowi-Ma’ruf Garut : APK Yang Marak Bukan dari TKN dan TKD, Tertibkan !!!

0

GARUT, voiceofjabar.com- Maraknya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Calon Presiden No urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amin, di Kabupaten Garut. Yang mana pemasangan APK tersebut diduga sudah melanggar aturan. Hal ini mendapatkan tanggapan dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Garut.

Melalui Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Kabupaten Garut, Jokowi-Ma’ruf Amin, Juju Hartati, mengatakan, pemasangan atribut atau APK yang marak di setiap penjuru di Kabupaten Garut, itu bukan yang dikeluarkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN), TKD Jawa Barat, serta TKD Kabupaten Garut.

“TKN dan TKD Jawa Barat, tidak pernah mengeluarkan dan mengintruksikan pemasangan APK di Kabupaten Garut. Apalagi format gambar yang sekarang sudah di pasang itu jauh berbeda dengan yang akan di keluarkan oleh TKN,” ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Dikatakan Juju, dirinya sudah mengintruksikan pada seluruh partai koalisi dan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin untuk segera menertibkan APK tersebut di seluruh penjuru di Kabupaten Garut.

“Baner, Spanduk dan Baligho yang marak sekarang itu bukan yang di keluarkan oleh pihak TKD Garut, TKD Jabar dan TKN. Kami inturksikan untuk di tertibkan,”

Pemasangan APK Jokowi-Ma’ruf Amin, di Kabupaten Garut, yang pemasangannya asal-asalan dan melanggar aturan, kata Ia, merupakan pengrusakan karakter pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Jelas kami sangat dirugikan adanya pemasangan APK yang menyalahi aturan tersebut,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan, pemasangan APK Jokowi-Ma’ruf Amin di Kabupaten Garut yang di lakukan secara sporadis terlihat hampir di semua Kecamatan di Kabupaten Garut.

Salah satu warga Kampung Cimaragas, Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut, Iwan Hermawan, mengatakan, APK yang di pasang di pepohonan sempat memenuhi sepanjang jalan sawah lega.

“Kaget saat pagi hari banyak Baner pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sudah terpasang. Namun pemasangannya tidak beraturan,”

Dikatakannya, atribut tersebut tidak enak dipandang mata. Yang mana cara pemasangannya terkesan asal-asalan.

“Kami yakin mereka yang memasang APK ada ketakutan sehingga banyak yang berjatuhan,” singkatnya. Sandi***

Editor : Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here