Terlahir Cacat, Egi Tetap Semangat Belajar

0

Kota BANJAR, Voiceofjabar.com – Sekilas Regi Agisetiana (8) siswa kelas 1 SDN 3 Mekarsari Kota Banjar ini tampak sehat walafiat. Nyatanya tidak. Bocah asal Sumanding Kulon RT 02 RW 20 Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar ini sejak dilahirkan sudah cacat.

Ia hanya memiliki satu kaki sejak dalam kandungan. Namun, Egi (panggilan akrabnya) tetap tegar. Bahkan, dia mengaku memiliki mimpi besar. Ia bercita-cita menjadi seorang dokter agar bisa membantu orang sakit.

Putra bungsu dari sembilan bersaudara ini terlahir dari keluarga kurang mampu. Egi hidup bersama kedua orang tuanya dan bersama kakakya. Tinggal di rumah bilik bambu sederhana.

Kendati demikian, orang tuanya Ibu Uyes (58) dan Musripin (62) terus memotivasi anaknya agar tetap bersekolah setinggi-tingginya.

“Mungkin ini sudah menjadi takdir untuk anak saya yang mempunyai kekurangan fisik sejak lahir. Tetapi saya terus berupaya memberikan motivasi agar Egi tidak malu dan tetap bersekolah,” ungkap sang Ibu kepada media, Minggu, (7/5/2017).

Menurut Uyes setiap hari Egi berangkat ke sekolahnya yang berjarak sekitar 1 km dari rumah dengan menggunakan kaki palsu bantuan dari salah satu komunitas kemanusiaan di Banjar.

Namun ia masih membutuhkan jangka penyangga tubuhnya yang gemuk sehingga tidak oleng saat berjalan kaki.

Awalnya, kata Ibu Uyes, Egi minder bersekolah takut diolok-olok temannya. Namun terus didorong agar mau bersekolah. Sekarang kelas satu SD. Tidak minder lagi karena punya Niat untuk menimba ilmu agar kelak bisa jadi seorang dokter.

Saat di sekolah, Egi tampak ceria. Bisa tertawa riang dan bermain bersama teman-temannya.

“Egi memiliki kecenderungan ingin disamakan dengan temannya yang lain. Meski kondisi fisiknya terbatas,”katanya.

Egi bercerita bahwa dirinya ingin membahagiakan kedua orang tuanya dan saudaranya.

“Saya ingin menjadi dokter agar semua bisa saya bantu dan saya obati, agar semua sehat,”katanya sambil meneteskan air mata.

Ditanya apakah Pemerintah Kota Banjar sudah memberi bantuan?

“Belum ada,”kata Uyes. (ton)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here