Tasik Rawan Bencana, Kepala Desa Diminta Tingkatkan Perhatian

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto menegaskan pentingya Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya membuat regulasi yang tepat untuk penanggulangan masalah bencana.

Menurutnya peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memiliki peran yang vital dalam megantisipasi dan mengatasi bencana agar masyarakat di daerah rawan bencana dapat memiliki rasa aman bagi keselamatan jiwa mereka.

”Kepala Desa dapat memberikan masukan kepada Pemerintah tingkat Kabupaten, agar kami dapat bertidak cepat dan tepat dalam mengantisipasi terjadinya bencana, dan masyarakat paham dengan tindakan antisipatif bencana sehingga mereka akan selalu siap menghindari dampak atau akibat dari bencana. Keberhasilan BPBD dapat diukur dari minimnya kerugian akibat bencana dan tidak adanya korban dari kejadian bencana, “ujarnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kabupaten Tasikmalaya tentang Penanggulangan Bencana yang berlangsung di Gedung Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna, Rabu (3/5/18).

Ia menyebut wilayah Kabupaten Tasikmalaya memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang potensi memungkinkan terjadinya bencana cukup tinggi. Tiga Kecamatan di Wilayah Selatan Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki wilayah pesisir dan lautan yaitu Kecamatan Cipatujah, Cikalong dan Karangnunggal merupakan daerah rawan tsunami.

Wilayah bencana lainnya yaitu di lima kecamatan sekitar Gunung Galunggung yaitu Kecamatan Sukaratu, Cisayong, Padakembang, dan Leuwisari menjadi daerah dengan potensi bencana gunung api.

Selebihnya wilayah Kabupaten Tasikmalaya terdiri dari wilayah perbukitan pegunungan adalah daerah rawan longsor. Bencana Banjir juga mengancam wilayah kecamatan yang dilalui aliran sungai Cilangla, Cimedang, Cipatujah, Cikaengan, Citanduy, dan Cuwulan.

Mengingat tingginya intensitas kejadian bencana, Wakil bupati mengimbau agar pemerintah desa perlu memberikan perhatian yang lebih terhadap penanggulangan bencana, baik pada saat sebelum terjadi bencana, pada saat terjadi bencana, dan setelah terjadinya bencana. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here