Tahun Depan, Pemkab Tasik Hapus Denda Akta Kelahiran

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Tahun 2018 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berencana akan menghapus biaya denda keterlambatan pembuatan akta kelahiran yang selama ini berlaku.

Diketahui, denda diberlakukan bagi warga sebesar Rp40.000,- jika dalam tempo 60 hari sejak kelahiran tidak segera mengurus data kelahiran ke pihak terkait. Namun aturan yang tertuang dalam peraturan daerah ini akam segera dihilangkan.

“Target kami tahun 2018 denda itu akan dihapus. Kami sekarang sudah berkomunikasi dengan Bupati dan sudah dibahas di dewan dalam waktu yang sangat singkat ini kami bisa membebaskan denda bagi usia 0 sampai 18 tahun,”ujar Kepala Dinas Disdukcapil Kabupaten Tasikmalata, Najmudi Azis kepada voiceofjabar.com belum lama ini.

Rencana penghapusan tersebut sebagai upaya agar masyarakat tidak dipersulit dalam membuat akta kelahiran. Sedangkan akta kelahiran menjadi salah satu komponen keluarga yang sangat diperlukan. Salah satunya dalam pemilu.

Sedangkan untuk KTP elektronik, sambung dia, relatif tidak ada masalah serius. Warga yang usianya sudah menginjak 17 tahun sudah dapat menyalurkan hak pilihnya setelah melalui proses perekaman. Pasalnya blanko KTP elektronik sudah tersedia.

Bahkan, kata Azis, pelayanan e-ktp saat ini lebih diprioritaskan di sekolah-sekolah. Tujuannya agar para siswa yang sudah menginjak usia 17 tahun dapat tersentuh oleh program KTP Elektronik.

“Intinya nanti 2018 untuk tuntutan pemilihan gubernur mereka yang sudah hak pilih itu bisa mencoblos atau memilih,”tutupnya. (jang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here