Suara RINDU Keok di Kota Tasik, DPP PPP Resah

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Kekalahan raihan suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kota Tasikmalaya pada perhelatan pemilihan gubernur 27 Juni lalu masih menjadi pembahasan serius di internal partai. Cawagub Jabar pasangan Rindu, Uu Ruzhanul Ulum bahkan sempat mengaku heran atas kemerosotan itu.

Tanda tanya besar juga sempat disampaikan Ketua Departemen Pemenangan DPP PPP wilayah Jawa Barat, Dayat Hidayat. Bahkan ia justru mengkhawatirkan anjloknya suara PPP di Kota Tasik pada Pilgub tersebut berimbas pada raihan suara pileg 2019 mendatang.

“Tentu kami sangat khawatir. Walapun memang bisa saja orang lebih suka memilih perorangan daripada partai karena konteks pilkada dengan pileg bisa beda. Tetapi kejadian ini sebagai warning kepada PPP bahwa kita harus kembali menggiatkan struktur partai di Kota Tasik agar kembali bergairah,”terangnya kepada voiceofjabar belum lama ini.

Ia mengaku kekhawatiran itu dipandang sebagai hal wajar mengingat PPP di Kota Tasik memiliki power yang memadai untuk mendulang suara tinggi. PPP Kota Tasik saat ini diketua oleh salah satu kader PPP merangkap Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman. Ditambah 10 orang kader PPP yang duduk di kursi parlemen Kota Tasik.

“Padahal kita punya Ketua DPC yang merangkap sebagai walikota. Anggota DPRD yang begitu banyak. Ini ada apa? Apakah saat pilgub intruksi Ketua DPC tidak sampai ke bawah atau memang yang di bawahnya terdapat miskomunikasi, ini yang akan kami gali,”tandasnya.

Atas dasar hal itu, kata dia, pihak DPP akan berkoordinasi dengan DPC PPP Kota Tasik termasuk juga mempertanyakan sejauh mana kerja komunikasi Uu Ruzhanul Ulum sebagai pengurus PPP Jawa Barat yang menjabat kepala daerah di Kabupaten Tasik dengan pengurus Cabang PPP Kota Tasik.

“Kabupaten dan Kota Tasik ini kan beririsan. Ko bisa kalah. Apakah selama ini Pak Uu tidak berkoordinasi dengan baik di lapangan dengan DPC PPP kota Tasik atau memang Kota Tasik itu oleh Pak Uu tidak dijadikan prioritas? Atau ada hal lain. Ini yang akan saya coba komunikasikan dengan Ketua DPC (Budi Budiman,”katanya.

“Saya diperintahkan oleh pimpinan pusat untuk berdiskusi jangan sampai ke depan kita kalah lagi. Jangan sampai kursinya semakin kecil di Kota Tasik ini,”pungkasnya.

Diketahui, dalam catatan rekapitulasi KPU Kota Tasik, suara paslon Rindu hanya meraih 27,59 persen suara atau 104.402 suara. Sementara pasangan Asyik menang telak dengan total perolehan suara 45,53 persen suara atau 164.720 suara. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here