Suami Tewas Tertimpa Tangga, Isteri: Hati Saya Tetap Curiga

0
Ilustrasi

BANDUNG, Voiceofjabar.com – Luka hati yang amat  mendalam dirasakan Heryani (40). Suaminya Erwin (40) harus pergi untuk selamanya. Namun ia menyangsikan penyebab kematiannya. Sembari tak henti meneteskan air mata, ia memohon Lembaga Bantuan Hukum Yayasan Cendikia Nurani Peduli (LBH YCNP) Talaga Bodas, Bandung untuk melacak sebab yang sebenarnya.

Keterangan sementara, Erwin diduga tewas akibat tertimpa pagar besi sekolah di Jalan Palasari, Kota Bandung 15 Maret 2017 dini hari. Rupanya sang isteri ragu terhadap keterangan tersebut. Sebab, di tubuh bagian dahi suaminya terdapat luka yang mecurigakan.

“Saya datang ke sini karena ragu. Ingin kejelasan. Soalnya ada tiga lubang (di dahi) yang bikin saya penasaran,” kata Heryani kepada wartawan.

Ia mencurigai ada sebab tak wajar yang menjadi pemicu suaminya meregang nyawa. Jika hanya tertimpa tangga, kata dia, lantas mengapa ada lubang? Heryani bercerita bahwa pada satu malam 14 Maret 2017, ia bersama suami dan anaknya Ridwan pergi jalan-jalan.

Sesampainya di Jalan Palasari, ketiganya bertemu dengan seseorang. Erwin pun berbicang dengan orang itu di tepi jalan. Lalu, Erwin meminta isteri dan anaknya pulang duluan. Waktu itu pukul 21.00 WIB. Beberapa jam berlalu. Pukul 02.30 WIB, polisi mendatangi kediaman Erwin mengabarkan pada Heryani bahwa suaminya tewas.

Tak banyak berfikir, Heryani langsung mendatangi lokasi kejadian. Ia meyaksikan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan aparat kepolisian. Ia pun melihat teman suaminya yang bertemu dengannya di sekolah swasta di Jalan Palasari.

“Waktu saya pulang, suami saya memang mau pergi sama temannya naik mobil. Suami saya tidak punya masalah dengan siapapun. Tapi tetap hati saya curiga,” kata Heryani seraya terus meminta keadilan. (yad)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here