Siapa Sebenarnya yang Aniaya Ratna Sarumpaet?

0

Jakarta, Voiceofjabar.com – Pihak kepolisian rencananya akan menemui langsung aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet atas dugaan tindak pengeroyokan yang dialaminya di Bandung, Jawa Barat, Jumat (21/9) lalu.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan pihaknya ingin mendengarkan kesaksiannya langsung atas dugaan tindak pengeroyokan tersebut.

“Ya, kita akan datangi kediaman beliau dan kita tanya,” kata Setyo di Mabes Polri, Selasa (2/10).

Setyo memastikan, sejauh ini belum ada laporan dari Ratna kepada polisi setempat.

Sementara itu, Polda Jawa Barat mengaku tidak menemukan ada jejak penganiayaan terhadap aktivis perempuan Ratna Sarumpaet di Bandung, Jawa Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Umar Surya Fana menjelaskan pihaknya telah mencoba menelusuri jejak Ratna Sarumpaet di Bandung mulai tanggal 21 September hingga hari ini, Selasa (2/10).

Umar menyebut, pihaknya telah melakukan pengecekan ke seluruh rumah sakit yang ada di seluruh Bandung, termasuk di RSUD Hasan Sadikin.

“Sampai saat ini dicek di Rumah Sakit Hasan Sadikin dan beberapa rumah sakit di Bandung tidak ada nama Ratna Sarumpaet dirawat,” katanya.

Beredar sebuah foto perempuan yang wajahnya penuh dengan luka lebam. Foto tersebut dikabarkan adalah aktivis hak asasi manusia (HAM) Ratna Sarumpaet.

Saat dikonfirmasi, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membenarkan perempuan dengan penuh luka lebam itu tak lain adalah Ratna Sarumpaet.

Bahkan bukan hanya dirinya yang mendapat foto itu. Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno juga mendapatkannya. Mereka langsung mengonfirmasikan foto tersebut ke Ratna.

“Kemudian kami telepon Mbak Ratna. Jadi beliau dikeroyok,” ujar Dahnil kepada JawaPos.com, Selasa (2/10).

Dahnil menambahkan, pengeroyokan itu terjadi pada 21 September 2018 di Bandung, Jawa Barat. Saat itu Ratna Sarumpaet berada di bandara di Bandung. Kemudian dia dimasukkan ke dalam

“Jadi, beliau dikeroyok. Dibawa ke dalam mobil. Kami baru tahu juga tadi malam,” katanya.

Saat ditelepon oleh Prabowo Subianto, Ratna  ketakutan dan mengalami trauma hebat. Sehingga ia tidak berani melaporkan kejadian itu ke siapa pun.

Bahkan foto yang Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dapat juga bukan berasal dari Ratna Sarumpaet langsung, melainkan dari orang lain.

“Ternyata beliau ketakutan dan trauma sehingga beliau tidak melaporkannya ke siapa-siapa. Jadi, kami tidak tahu kenapa beliau trauma,” pungkasnya.

rmol/jawapos

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here