Seseorang Dikubur Hidup-Hidup di Tepi Pantai Pangandaran

0

Ciamis, Voiceofjabar.com – Belum lama ini, tepatnya Jumat 7 Juni 2018 lalu telah terjadi pembunuhan di kawasan Pantai Pangandaran. Seseorang berinisial HS (30) tewas dengan cara dikubur hidup-hidup di pesisir pantai oleh tersangka utama DH (35), yang berprofesi sebagai pandai besi.

Keterangan tersebut disampaikan Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso dalam jumpa pers di Mapolres Ciamis, Senin, (11/06).

Ia menerangkan motif pembunuhan tersebut karena tersangka ingin menguasai barang-barang milik korban. Pelaku berdalih dapat mentransfer ilmu kebal kepada korban dengan syarat korban harus menyanggupi syaratnya yakni korban harus mau dikubur hidup-hidup untuk jangka waktu tertentu.

Namun justru pelaku justru membiarkan korban terkubur lama hingga akhirnya meninggal dunia.

“Ya jadi tersangka mengubur korban dengan pasir, mula-mula kaki, lalu badan sampai leher dan kepala korban ditutupi kain, lalu dikubur dengan pasir sampai korban meninggal dunia,”jelasnya.

Setelah dipastikan korban tak bernyawa, pelaku lalu menggasak semua barang-barang milik korban di antaranya dua unit sepeda motor dan satu telpon genggam. Tak sampai di situ. Pelaku pun menjual barang-barang tersebut kepada MN (33) dan HD (24). Kedua penadah ini sebagai buruh harian lepas.

“Berdasarkan data-data itu, tersangka utama dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, kurungan seumur hidup atau paling sedikit 20 tahun penjara. Sedangkan dua orang penadah kita jerat dengan pasal 338 dan 365 ayat (3) dengan masing-masing hukuman maksimal 15 tahun penjara,”terangnya. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here