Sepanjang 2018, Dompet Dhuafa Jabar Bukukan Aset 3,7 Miliar

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Dompet Dhuafa Jawa Barat berhasil membukukan aset sebesar Rp3,7 miliar sepanjang tahun 2018. Data ini terungkap dalam acara Laporan Kinerja Dompet Dhuafa tahun 2018 di Bandung, Kamis, (23/01).

Jika dipersentasekan, sumber pendanaan yang masuk masih didominasi sektor zakat dengan persentase 47,83% dibanding infak, sedekah dan wakaf.

Sepanjang tahun 2018 pula, penyaluran bantuan berhasil menembus angka 25.677 ribu penerima manfaat di Jawa Barat yang tersebar di 13 kabupaten/kota. Yakni Kota Bandung, Kab Bandung, Kab Bandung Barat, Sumedang, Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Cirebon, Kuningan, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta dan Indramayu.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jabar, Andriansyah menerangkan program dompet dhuafa digulirkan untuk mengubah kondisi penerima manfaat menjadi lebih baik di berbagai bidang. Baik pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan sosial kemanusiaan.

“Di bidang pemberdayaan ekonomi kita ada program Kampung Ternak. Program pemberdayaan peternak rakyat. Alhamdulilah memberikan dampak penghasilan ternak sebesar Rp500rb sampai Rp700rb per bulan. Program ini memberikan bantuan modal dan pembinaan kepada 37 peternak lokal di Kab Bandung, Cianjur dan Sukabumi. Saat ini total populasi ternak 175 ekor,”jelasnya.

Di bidang pendidikan, Dompet Dhuafa menggulirkan program keterampilan melalui pelatihan kepada pemuda usia produktif. 20 orang dinyatakan lulus pelatihan pijay refleksi di Kota Bandung, 15 perempuan berkemampuan menjahit, 50 mahasiswa dan 50 pelaku UMKM Cirebon mengoptimalkan penjualan produl melalui digital marketing.

Di bidang kesehatan bergulir program cek kesehatan gratis untuk umum. Sebanyak 2.987 orang menerima layanan ini.

Sementara di bidang sosial kemanusiaan, dompet dhuafa Jabar turut andil dalam kebencanaan seperti banjir Cirebon, Bandung Barat, Cicaheum, Tasik, tsunami Banten dan Lampung.

“Di bidang sosial kemanusiaan ini pula, kami memberikan bantuan langsung kepada mustahiq melalui program layanan mustahiq dengan 342 mustahiq terbantu dan program peduli yatim dengan 1.075 anak yatim menjadi penerima manfaat,”katanya.

Sementara untuk target pada tahun 2019, Dompet Dhuafa Jabar mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bersinergi.

“Kami sadari, kita tidak bisa berjuang sendiri. Kita perlu berangkulan lebih erat untuk membantu saudara-saudara kita yang belum beruntung,”harapnya (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here