Selingkuhi Isteri Orang, AK Tewas Dihajar Warga

0

CIAMIS, Voiceofjabar.com – Polres Ciamis menetapkan 6 tersangka kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban tewas bernama Andi Kuswandi warga Sindangkasih, Ciamis.

Andi tewas mengenaskan dengan luka dibagian kepalanya pada (27/8/19) kemarin di Dusun Wanasari RT 45 RW 08 Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis.

Dari hasil penyelidikan Reskrim Polres Ciamis, masing-masing pelaku pengeroyok berinisial DR, JP, BH alias Acong (pelaku utama), FS (pelaku utama), S alias Akung, DM alias Mul.

ditangkap tanpa adanya perlawanan,” Ucap Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, SH,.SIK,.MH saat jumpa pers, Senin (2/9/19).

“Selain mengamankan 6 pelaku, kami juga mengamankan barang bukti pecahan botol miras jenis gingseng yang digunakan para pelaku untuk memukul korban,” kata Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, SH,.SIK,.MH saat jumpa pers, Senin (2/9/19).

Sari hasil pemeriksaan, 3 orang pelaku juga dalam keadaan pengaruh alkohol.

Adapun kronologis kejadian pada 27 Agustus 2019 sekitar pukul 22.30 WIB DM Alias Mul dan Ketua RT setempat menerima informasi bahwa Andi Kuswandi (korban) berselingkuh dengan Perempuan bernama Neneng Nurjanah warga setempat yang berstatus isteri orang. Namun suaminya bekerja di luar kota.

Untuk memastikan tindakan perselingkuhan tersebut terjadi, suatu malam saat ada pesta dangdutan di kampungnya, warga setempat memantau keberadaan Neneng.

Sekitar pukul 23.45 warga melihat gerak gerik Neneng yang tiba-tiba langsung bergegas pulang diiringi seorang lelaki dari belakang yang bukan muhrimnya.

Dugaan warga pun benar, seorang lelaki yang bernama Andi Kuswandi langsung masuk ke rumah Neneng lewat pintu belakang. Sementara Neneng masuk lewat pintu depan.

Melihat hal tersebut, BH Alias Acong langsung menggedor rumah Neneng, lalu pintu pun dibuka oleh Neneng, setelah itu Acong langsung masuk ke dalam rumah Neneng dengan diikuti yang lainnya untuk mencari keberadaan Andi (korban), dan ternyata Andi (korban) pun sedang berada di kamar belakang.

Acong yang bertanya kepada Andi (korban) kenapa masuk rumah perempuan yang sudah bersuami sambil mendaratkan pukulan di wajahnya dengan diikuti oleh S Alias Akung sambil menggusurnya ke ruang tengah rumah. Saat diruang tengah Andi pun dikeroyok oleh Acong, JP, Akung dan DM Alias Mul.

Pada saat dikeroyok di ruang tengah, Andi  mencoba menghindar dengan masuk ke kamar depan. Namun gagal. Ia diikuti oleh DR dan FS dan mereka pun menghajar Andi (korban) dengan sebotol anggur gingseng hingga Andi pingsan tak sadarkan diri.

Mendengar adanya keributan tersebut, aparat Desa pun langsung berdatangan mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Kota Tasikmalaya. Keadaan korban yang semakin kritis karena mengalami pendarahan di bagian kepala. Endingnya, Kamis (29/8/19) sekitar pukul 08.30 korban dinyatakan meninggal dunia.

Dengan seizin keluarga jorban, Polres Ciamis melakukan otopsi terhadap jenazah korban. Hasilnya, korban mengalami luka dalam dibagian kepala akibat hantaman sebuah benda yang cukup keras.

Kapolres Ciamis menegaskan bahwa Ke 6 tersangka dijerat pasal berlapis yakni pasal pasal 170 ayat (1) ke 30e KUHP ancaman 12 Tahun penjara Jo pasal 351 ayat (1) ke 2 ancaman 7 Tahun Penjara.

Ia menghimbau kepada masyarakat jika memergoki ada perselingkuhan atau hal lain yang meresahkan wilayahnya, sebaiknya warga jangan main hakim sendiri.

“Segera lapor ke pihak kepolisian setempat, supaya permasalah tersebut bisa terselesaikan,”pungkasnya. (far)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here