Selama Lima Tahun, Emil Janji Fokus Garap Sektor Pariwisata

0

Sumedang, Voiceofjabar.com – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, bahwa pihaknya akan fokus untuk mengembangkan dunia pariwisata selama lima tahun pemerintahannya. Dia menyebut dalam master plan pembangunan wisata di Jabar ada tiga tipe pengembangan yang akan dilakukan.

“Selama lima tahun ke depan kami akan fokus kepada sektor pariwisata,” kata Emil, saat menghadiri pembukaan Festival Pesona Jatigede “Hard Fest 2” yang dibuka oleh Menteri Pariwisata RI Arief Yahya di Panenjoan Waduk Jatigede, Desa Jemah, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Sabtu (29/9/18).

“Kenapa? Karena Jawa Barat sudah diberikan berkah oleh Allah SWT pemandangan gunung, bukit, pantai yang indah. Hanya butuh gagasan dan komitmen menjadikan nilai tambah ekonomi,” lanjutnya.

Emil menjelaskan master plan pembangunan pariwisata terbagi dalam tiga tipe, yaitu Tipe Pertama, Tipe Kedua, dan Tipe Ketiga. Tipe Pertama, Pemda Provinsi Jawa Barat akan memberikan anggaran berupa hibah untuk mempermudah aksesibilitas menuju tempat wisata dengan anggaran sekitar Rp15 Miliar per lokasi.

Tipe kedua, Pemda Provinsi Jawa Barat akan memberikan hibah sampai Rp50 Miliar ke setiap kabupaten/kota untuk mengembangkan potensi destinasi wisatanya. Kemudian Tipe ketiga, Emil ingin bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata mengembangkan kawasan-kawasan ekonomi khusus berbasis pariwisata.

“Itulah tiga komitmen dalam lima tahun. Tipe satu memperbaiki akses eksisting destinasi, tipe dua meng-create destinasi, dan tipe tiga adalah mengundang investasi di skala besar untuk pariwisata,” ujar Emil.

“Kalau kita fokus ke pariwisata maka orang-orang lokal yang pengangguran akan terangkat potensi pekerjaannya. Pertanian nanti akan terbeli karena nanti akan ada kuliner. Jadi, pariwisata itu multi dimensi,” tambahnya.

Selain itu, Pemda Provinsi Jawa Barat pun akan memberikan hibah berupa bus pariwisata ke setiap kabupaten/kota mulai Desember 2018 nanti. Pada kesempatan ini, Emil juga menyerahkan gambar perahu khas Jatigede hasil karyanya sendiri kepada Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir.

“Jatigede nanti jika sudah tertata saya akan mendesainkan perahu khas Jatigede, supaya perahunya di desain dengan baik menjadi ikon dari Jatigede,” katanya.

Festival Pesona Jatigede kali kedua ini diikuti oleh berbagai komunitas motor trail dari berbagai daerah tidak hanya dari Jawa Barat, namun juga nasional. Tercatat ada 4.000 peserta ikut serta dalam festival tahunan ini.

Jatigede Akan Jadi Wisata Kelas Nasional

Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang mempunyai potensi besar untuk menjadi sebuah kawasan wisata. Setelah resmi beroperasi pada 2015 lalu, waduk ini menjadi ramai pengunjung. Menteri Pariwisata RI Arief Yahya pun menargetkan Waduk Jatiede menjadi kawasan wisata nasional.

“Jatigede akan kita jadikan destinasi wisata kelas nasional. Kita dukung,” Arief Yahya, saat dirinya membuka Festival Pesona Jatigede di Panenjoan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Sabtu (29/9/18).

Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Pariwisata juga telah mengembangkan desa wisata di sekitar Jatigede. Kata Arief, ada empat desa wisata yang sudah berjalan saat ini.

Kementerian Pariwisata pun berkomitmen akan membantu secara penuh pengembangan dunia pariwisata di Jawa Barat. Arief mengusulkan Jawa Barat memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis pariwisata untuk mempermudah perizinan investasi di bidang pariwisata.

“Saya akan membantu penuh Jawa Barat untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia,” tutur Arief dalam sambutannya.

Sementara terkait Festival Pesona Jatigede, Arief menilai meskipun festival ini baru digelar dua kali namun festival ini sukses digelar. Bahkan telah menjadi trending topic nomor 1 di media sosial Twitter pada hari ini.

“Saya harus mengakui bahwa untuk event yang baru dua kali dilaksanakan, maka Festival Pesona Jatigede saya nilai sangat berhasil,” katanya. (red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here