Sebelum Ditangkap, Pecandu Narkoba Diminta Menyerahkan Diri

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tasikmalaya H. Tuteng mengingatkan kepada para pengguna narkoba yang masih bersembunyi agar segera sadar dan menyerahkan diri sebelum petugas melakukan penangkapan.

“Saya menghimbau kepada para pecandu narkoba dan psikotropika di Tasikmalaya untuk segera melapor ke BNN sebelum kami tangkap duluan,”tandasnya kepada voiceofjabar belum lama ini.

Meski sejauh ini belum ada yang melapor atau menyerahkan diri, himbauan itu bukanlah main-main. Bahkan tak sekedar menghimbau, pengintaian pun terus dilakukan BNN di Kota Tasik.

Bagi pecandu yang ingin kembali ke jalan lurus, jelas dia, BNN meminta pecandu narkoba agar tak sungkan melapor dan jangan takut dimintai biaya apalagi takut dipenjara. Sebab, undang-undang narkotika tidak mengisyaratkan pengguna narkoba untuk dipenjara melainkan direhabilitasi.

“Para pecandu beda dengan bandar. Kalau pecandu kita menghimbau untuk melapor ke BNN kota dan itu tidak perlu biaya semuanya gratis dan tidak akan dipenjarakan. Di kita juga nanti ada tim assessment, asesmen medis dan ada TAT atau Tim assasment Terpadu,”terangnya.

Khusus bagi pengedar sekaligus pengguna narkoba, maka akan dilakukan rehabilitasi sambil menjalani kurungan. Namun jika dalam masa itu yang bersangkutan dipandang perlu untuk rawat inap, maka akan dibebaskan dari kurungan.

“Kalau misalkan murni dia pecandu korban yang perlu diselamatkan ya kita diberikan perawatan. Pilihannya ada rawat inap ada rawat jalan. Untuk memutuskan harus dirawat inap atau rawat jalan itu ada assessment dokter khusus BNN,” katanya.

Ia meminta masyarakat pun andil memberi informasi kepada BNN perihal keberadaan pecandu narkoba di wilayahnya. Masyarakat diminta untuk tidak ragu melapor jika ada temuan.

“Jadi, sebetulnya masyarakat itu jangan takut melaporkan. Karena ini bukan mau dipenjarakan,”tutupnya. (jang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here