Rugikan Kaum Buruh, Gubernur Jabar Resmi Cabut Pergub 54 tahun 2018

0

BANDUNG, voiceofjabar.com – Dinilai merugikan kaum buruh, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akrab di sapa Kang Emil, resmi mencabut Peraturan Gubernur (Pergub) 54 tahun 2018 Tentang Tata Cara Penetapan dan Pelaksanaan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jabar.

Emil juga menyebut, Pergub 54/2018 ini merupakan salah satu produk payung hukum yang dikeluarkan pemimpin sebelumnya. Sehingga, tidak mengakomodir visi dan misi pasangan RINDU yang ingin menjadikan buruh juara lahir batin.

“Saya resmi mencabut Pergub 54/2018 sesuai tuntutan buruh yang ada di Jawa Barat. Saya telah pelajari peraturannya, belum memuat visi misi baru, karena ditandatangani pemimpin lama,” ujarnya, Kamis (1/11/2018) pada wartawan.

Lanjut dia, perlu ada pendalaman aturan yang dimuat dalam Pergub tersebut. Soalnya, di dalam aturan itu tidak mengedepankan asas keadilan.

“Penentuan upah minimum sektoral (UMSK) perlu ada ajuan terlebih dulu dari pelaku industri suatu di suatu daerah agar UMSK tersebut bisa diberlakukan,” kata Emil.

Ia menuturkan, Jika ada permohonan dari industri (baru UMSK ditetapkan), kalau tidak ada tidak akan berlanjut.

“Menurut saya tidak adil. Harusnya ada dan tidak ada permohonan itu proses keadilan harus dilakukan,” ucapnya.

Untuk itu, dia akan mengkaji kembali agar aturan yang baru sebagai pengganti Pergub 54/2018 bisa mengakomodir visi misi pasangan RINDU.

“Ada beberapa poin-poin yang perlu pendalaman, lebih pada visi misi buruh juara yang belum termuat secara maksimal di Pergub tersebut. Akan kita review dalam waktu singkat ,” pungkasnya. (Sandi)***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here