Ridwan Kamil Terancam Kehilangan Perahu Hanura dan Demokrat

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Partai Hanura dan Partai Demokrat disinyalir tak akan dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar. Beberapa faktor menjadi alasan. Sejauh ini, Hanura menilai komunikasi Walikota Bandung itu teramat buruk.

Bahkan untuk sekedar silaturahmi saja tidak pernah dilakukan Emil. Ke Hanura khususnya. Ketua Tim Pemenangan Pilkada Partai Hanura Jawa Barat, Budi Hermansyah mengatakan silaturahmi merupakan langkah dasar yang wajib dilakukan oleh kandidat jika hendak mencalonkan diri.

“Ridwan Kamil apakah pernah silaturahmi ke kantor kami, atau ke partai DPD lainnya? Itu sangat kita catat,”katanya di Bandung, Senin, (14/08).

Hanura Jabar, kata dia, memberi penilaian terhadap pengalaman politik Emil saat melenggang bersama PKS dan Gerindra yang kini ditinggalkannya. Sikap Emil itu menjadi catatan Hanura untuk pikir-pikir berulang kali mendukung Emil di Pilgub Jabar.

Selaim Hanura, Partai Demokrat juga menyayangkan hal serupa. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan, menyebut Ridwan Kamil mantap secara popularitas dan elektabilitas. Sayangnya, lupa berkomunikasi dengan partai-partai politik.

“Pemilihan Gubernur Jawa Barat mirip-mirip DKI Jakarta. Prosesnya menarik kita ikuti. Demokrat memberi ruang sampai Oktober untuk melakukan komunikasi politik dengan partai politik sahabat dan para bakal calon,” kata Hinca di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis lalu melansir viva.co.id.

Hinca menyebut partainya selalu membuka pintu komunikasi dengan partai manapun. Sehingga kesempatan untuk berkoalisi pun semakin longgar.

Sebab, kata dia, koalisi merupakan syarat utama dalam meraih dukungan 20 kursi di parlemen bagi partai yang memang minim kursi. Akan halnya, sang kandidat harus berupaya menerapkan kebiasaan komunikasi itu agar mendapat dukungan full service.

“Tokoh harus berkomunikasi agar syarat 20 persen bisa dipenuhi,” kata Hinca. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here