Rehab Kampung Naga, Pemkab Tasik Sempat Siapkan Fulus 5 Miliar

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Kampung Naga merupakan kampung adat legendaris yang ada di Kabupaten Tasikmalaya. Tak heran, banyak turis mancanegara dari berbagai negara di dunia berlangganan rutin berkunjung ke sana setiap tahunnya.

Akan halnya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pun sempat berencana akan momoles tempat ini agar para wisatawan semakin betah berlama-lama. Di antara pelebaran lahan parkir, pembuatan taman-taman bertaraf internasional. Namun rencana ini urung dilakukan karena mendapat penolakan dari warga adat.

“Tetapi itu kan wilayah adat mereka tidak menghendaki seperti itu makanya bukan berarti Pemerintah Kabupaten tidak memperhatikan tidak mampu terhadap pengembangan Kampung Naga tetapi yang namanya Kampung Naga atau Kampung Adat apa adanya seperti itu,”kata Kepala Seksi Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Asep Suherman kepada voiceofjabar.com.

Padahal, kata dia, tahun 2016-2017 Pemda Tasik sudah mengalokasikan dana sebesar Rp5 miliar untuk pembebasan lahan di kampung adat tersebut. Karena ditolak, dana itu pun dialihkan untuk membangun objek wisata Gunung Galunggung.

“Jadi program tersebut dananya kami alihkan untuk membangun wisata Gunung Galunggung untuk memperluas wilayah parkirnya. Jadi kami pun dari pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pun harus menghargai mereka karena kalau tidak dilestarikan oleh Kabupaten Tasikmalaya oleh siapa lagi, karena yang lain bisa merusak makanya dipertimbangkan oleh pemerintah Kabupaten untuk merenovasi Kampung Naga itu ditangguhkan daripada nanti dampaknya kurang bagus terhadap kebudayaannya dan kondisi masyarakatnya,”terangnya. (jang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here