Realisasi Anggaran di Daerah Belum Terserap Optimal

0

JAKARTA, Voiceofjabar.com
Kementerian Dalam Negeri mengirimkan surat edaran yang isinya menghimbu kepada seluruh kepala daerah untuk mengoptimalkan penyerapan anggaran. Surat edaran pun terus diberikan secara periodik ke jajaran pemda.

“Kami terus membuat surat edaran kepada pemda provinsi, dan kabupaten/kota untuk mengingatkan penyerapan anggaran,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo kepada wartawan.

Menurut dia, belum optimalnya realisasi anggaran ini disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah pihak ke-3 yang belum mengambil uangnya.

“Ada beberapa Pemda yang sudah optimal dan pihak ke III memang belum mengambil uangnya, jadi kesannya uang tersimpan di bank. Padahal pihak ke III sudah bekerja di lapangan,” kata Tjahjo.

Tjahjo pun mengatakan peringatan dari Presiden Jokowi harus menjadi perhatian para Kepala Daerah dan pihak Kemendagri, Kementerian Keuangan serta Bappenas.

“Semua pihak tersebut harus memegang data masing-masing daerah yang menyimpan uangnya di berbagai bank khususnya bank daerah,” tegasnya.

Presiden kata Tjahjo sudah mengingatkan mulai Januari atau awal tahun harus dimulai lelang-lelang proyek, sehingga tidak menumpuk di akhir tahun.

“Penyerapan anggaran harus optimal, agar pertumbuhan ekonomi rakyat di daerah terus bergerak,” tutup Tjahjo.

Diketahui sebelumnya, Jokowi menyebut jika masih ada anggaran Rp 220 triliun yang berada di bank-bank daerah. Jokowi mengingatkan agar kepala daerah segera menggunakan dana tersebut.

“Itu yang akan disiapkan. Karena sampai hari ini saya lihat kemarin di rekening masih ada 220 triliun rupiah yang berada di rekening-rekening BPD maupun di bank-bank yang lain. Uang ini ditunggu oleh rakyat, ditunggu realisasinya,” kata Jokowi di Jember, Jawa Timur beberapa waktu lalu.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here