PSGC Unggul, Persibas Merasa Dirugikan Wasit

0

Ciamis, Voiceofjabar.com – Dalam laga lanjutan Liga 2, PSGC Ciamis kembali merumput menjamu Persibas Banyumas di Stadion Galuh, Sabtu, (06/05). Sejak kick off dimulai, kedua tim berinisiatif menyerang.

Peluang gol beberapa kali tercipta. Namun hingga turun minum, skor masih kacamata. Memasuk babak kedua, tempo permainan semakin cepat dan memanas.

Umpan satu dua, terobosan hingga tackling keras pun berkali-kali terjadi. Wasit pun sempat mengeluarkan kartu kuning atas beberapa pelanggaran dari masing-masing tim. Kericuhan kecil antar pemain sempat memanas di tengah lapangan.

Dengan memanfaatkan pelanggaran di tepi garis putih Persibas, PSGC berhasil menciptakan gol lewat tendangan keras pemain nomor punggung 20, Budiawan di menit 56. 1-0 untuk PSGC. Hingga peluit panjang berbunyi, Persibas gagal membalas. PSGC pun urung menggandakan gol.

Pelatih PSGC Antonio Carlos De Melo Macedo mengaku tak puas dengan permainan anak asuhnya. Pasalnya ada banyak peluang namun gagal dieksekusi. Terumata di babak pertama.

“Ya saya kurang puas dengan tim saya karena babak pertama banyak peluang tapi tanpa gol. Harus diperbaiki lagi,”ungkapnya.

Menurutnya, sejauh ini Tim PSGC cukup pandai menciptakan peluang. Namun problem psikologis acap kali menjadi pemicu dalam menciptakan gol.

“Setiap kali main peluang banyak. Tapi kurang tenang untuk bikin gol,”katanya.

Lain halnya bagi Persibas Banyumas. Asisten Pelatih, Abda Ali justru puas dengan permainan anak asuhnya karena mampu mengimbangi permaian PSGC secara umum.

Hanya saja, ia menyayangkan beberapa kebijakan wasit yang menurutnya tak wajar.Salah satunya klaim pelanggaran yang membuat gawang Persibas kebobolan.

“Syukur alhamdulilah untuk Persibas bisa imbangi lawan. Kami tidak puas dengan kepemimpinan wasit.

Itu bukan pelanggaran tapi gak tahu kenapa malah dibuat pelanggaran. Pemain kami menjadi down,”tandasnya kecewa. (red)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here