Polisi & Dinkes Ciamis Selidiki Penyebab Keracunan Masal di Pangandaran

0

Pangandaran, Voiceofjabar.com – Pasca keracunan masal yang terjadi di Dusun Cirapuan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran pada Rabu ( 21/08/2019 ), sample makanan dari hajatan khitanan sudah diambil petugas medis Dinas Kesehatan dan polisi Polres Ciamis untuk pengecekan laboratorium.

Sebanyak 6 jenis sampel makanan diambil
dari pemilik hajatan di dusun Cirapuan, Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, Pangandaran bernama Jangi. Di antaranya
kue basah, daging ayam, tempe dan jamur.

Sat Reskrim Polres Ciamis juga memeriksa sejumlah saksi termasuk koki hajatan serta saksi-saksi lainnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari Suharyanto selaku Kepala Puskesmas Mangunjaya bahwa beberapa pasien keracunan sudah dibolehkan pulang. Sementara sisanya ada yang masih menjalani rawat inap dan rawat jalan.

“Saat ini jumlah warga yang keracunan masih dirawat inap 17 orang, 26 orang rawat jalan. Sementara 19 orang lainnya sudah diizinkan pulang,”katanya.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso melalui Kasat Reskrim AKP Risqi Akbar, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Dari hasil tersebut, nantinya akan diketahui penyebabnya, apakah berasal dari makanannya atau dari airnya.

“Sekarang masih mencari penyebab atas kasus ini. Kita kumpulkan bukti-buktinya, dan nanti setelah diuji lab baru kita bisa berikan kesimpulan,”ujarnya.

Sebelumnya, korban keracunan massal tersebut berjumlah 55 orang dan sudah mendapatkan penanganan medis, 45 dirawat di Puskesmas Mangunjaya dan 10 lainnya dirujuk ke RSUD Kota Banjar karena kondisinya kritis. Namun belakangan, jumlah korban bertambah menjadi 62 orang. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here