Pintu Koalisi ‘Tertutup’, Paket Nurul Arifin -Chairul sudah Final

0

Bandung, voiceofjabar.com – Partai Golkar dan Partai Demokrat sepakat memaketkan Nurul Arifin dan Chairul Y. Hidayat dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandung 2018 mendatang. Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Deden Hidayat mengungkapkan pengusungan pasangan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan matang.

Namun demikian, dinamika politik di Kota Bandung saat ini masih sangat cair. Sehingga kedua partai baik Golkar maupun Demokrat masih membuka pintu lebar bagi partai lain gabung mendukung pasangan tersebut.

“Komunikasi politik kami dengan semua partai masih cair. Kalau sekarang kita mengikuti terus dinamika yang terus berjalan. Bahwa sesuai dengan yang ditugaskan DPP bahwa koalisi yang terbangun sekarang ini masih buka peluang lain gabung dengan melihat kesamaan platformnya juga,”jelas Deden di sela jumpa pers di Bandung, Jumat, (10/11).

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa sikap keterbukaan Golkar dan Demokrat tersebut hanya bersifat ajakan untuk mendukung pasangan tersebut. Partai lain dirasa tidak perlu menyodorkan nama-nama untuk diusulkan jadi wakil Nurul. Sebab, kata dia, pake Nurul-Chairul sudah inkrah. Tidak bisa diganggu gugat.

“Ya tidak mungkin (partai lain tawarkan wakil). Soalnya kan ini kita buka koalisi untuk bergabung mendukung pasangan ini. Itu maksudnya. Dan mereka berdua (Nurul-Chairul) diberi kewenangan untuk menentukan bisa tidaknya partai lain gabung,”jelasnya.

“Walaupun sebenarnya dengan dua partai ini kita tiket sudaj di tangan. Golkar 6 kursi, Demokrat 6 kursi juga. Tapi ya tadi itu suasana masih cair lah,”tambahnya.

Nurul-Chairul Klaim Sanggup Imbangi Ridwan Kamil 

Bakal Calon Walikota Bandung dari Partai Golkar Nurul Arifin mengaku telah melakukan penjajakan politik selama empat bulan terakhir. Hasil penjajakan itu, kata Nurul, menggiringnya untuk berpasangan dengan Chairul dari Demokrat. Ia menyebut pilihan tersebut ditempuhnya melalui proses pertimbangan matang. Ia memastikan bahwa chemistry dengan Chairul tidak akan berubah.

“Kami sudah terbiasa dengan politik dan saya membuat matrik politik untuk memilih pasangan dengan orang yang tidak banyak resistensi. Lalu kami silaturahmi politik saya lakukan, dan akhirnya ketemu dengan Demokrat . Selama empat bulan penjajakan akhirnya pilihan saya jatuh ke Chairul,”terang Nurul kepada wartawan.

Dalam perjalanannya nanti manakala terpilih memimpin Kota Bandung, jelas Nurul, ia mengaku bakal mempersembahkan yang terbaik bagi Kota Bandung. Ia berjanji dengan kombinasi skill yang dimilikinya dengan Chairul akan dapat mengatasi kegalauan warga Kota Bandung sepeninggal Ridwan Kamil.

“Kalau melihat survei banyak warga Bandung galau ditinggal Kang Emil. Berngkat dari hal itulah kita tidak ingin mengecewakan warga Kota Bandung. Paling tidak kita bisa lakukan program yang berkualitas, kita akan teruskan Misal akan bangun fasilitas publik di tiap RW, memberi insentif RW dan posyandu dan lain-lain. Jadi, berilah kita kepercayaan,”jelasnya.

Sementara itu, Charul Y. Hidayat menambahkan bahwa ia akan membuat program-program yang belum sempat dilakukan oleh Ridwan Kamil. Di antaranya, membenahi masalah pengangguran, pengelolaan anggaran yang berpihak kepada kebutuhan masyarakat, menjadikan Kota Bandung sebagai kota sejarah, budaya dan wisata serta pemberdayaan ekonomi kreatif kerakyatan berbasis Rukun Warga.

“Kita akan melakukan sesuatu yang belum dilakukan Ridwan Kamil yakni menyentuh rakyat yang belum sejahtera. Saya dan Teh Nurul sudah komit tidak akan main-main dengan angka. Harus tepat sasaran saja,”katanya. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here