Pilkada Tasik Memanas, Rani Permata “Dicekal” Politisi PAN

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Konstelasi pilkada Kota Tasik semakin memanas. Pergerakan antar kandidat sudah mengarah pada persaingan politik yang tidak sehat. Hal ini sebagaiman dialami oleh Rani Permata, isteri kandidat nomor urut satu Diky Chandra.belum lama ini, Rani mendapat larangan untuk mengisi tausiyah di Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya pada hari ini, Jumat, (30/12).

Padahal jauh-jauh hari, warga setempat sengaja mengundang Rani untuk mengisi tausiyah dalam acara muludan tersebut. Namun tiba-tiba, panitia membatalkan. Alasannya karena panitia diminta oleh seseorang agar membatalkan kehadiran Rani. Pihak yang melarang tersebut tidak spesifik memberi penjelasan perihal alasan apa di balik pelarangan itu.

“Iya betul (dicekal). Mungkin ada yang khawatir jadi ajang kampanye. Padahal bukan untuk kampanye. Sekedar silaturahmi dan sharing ilmu aja,”ucap Rani kepada VOJ, Jumat.

Lebih jauh Rani bercerita bahwa larangan itu datang dari salah seorang anggota DPRD Kota Tasikmalaya Dapil Kawalu. Namun Rani mengabarkan siapa dan dari partai mana dewan tersebut berasal. Namun yang jelas, kata Rani menyampaikan keluhan panita, bahwa dewan tersebut mendatangi panitia sambil marah-marah dan melontarkan kalimat bernada ancaman.

“Tapi tidak apa-apa lah. Yang rugi kan bukan saya dan warga yang ngundang tapi yang mutusin silaturahmi itu,”ujarnya.

Seperti diketahui bahwa sejak memasuki bulan Rabiul Awal khusunya, Rani kebanjiran undangan dari masyarakat Kota Tasik. Kendati menolak disebut ustadzah, warga kerap mengundangnya untuk berceramah. Jika kejadian serupa terulang, kata Rani, ia legawa untuk tidak hadir apalagi jika panitia acara mendapat ancaman dari pihak lain.

“Jika panitia merasa diancam gara-gara mengundang saya, sekali lagi saya ikhlas untuk tidak hadir,’ungkapnya.

Usut punya usut, larangan dan ancaman tersebut datang dari salah seorang anggota DPRD Kota Tasik dari Fraksi Partai Amanat Nasional. Kami pun mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut kepada Sekjen DPD PAN Kota Tasik, Jeni Jayusman. Ia mengaku tidak tahu hal tersebut.

“Duka teu terang. Abdi malah nembe terang aya kabar ieu,”ujarnya. (yofi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here