Pilkada Ciamis, Baligo Didi Sukardi Paling Banyak Melanggar

0

Ciamis, Voiceofjabar.com – Maraknya baligo, spanduk dan alat peraga kampanye lainnya membuat pemandangan di seputaran Ciamis menjadi runyam. Baligo tersebar dimana-mana. Bahkan di nempel tempat-tempat terlarang pun ada. Contohnya di pepohonan.

Sontak kondisi tersebut membuat Satuan Polisi Pamong Praja setempat gerah. Sudah dirazia berulang kali. Namun tetap saja baligo-baligo itu ditempel lagi.

“Saya ambil beberapa baliho gambar bakal calon sebagai sampel dan kami memanggil relawannya serta berkordinasi terkait pemasang baliho gambar tersebut,”terang Kasi Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kabupaten Ciamis, Yudi Brata saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (20/04).

Ia menyebut dari sekian banyak razia yang dilakukan, baligo bergambar Didi Sukardi, bakal calon Bupati Ciamis dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kerap ditemukan di pepohonan. Dan itu dianggap pelanggaran karena pohon harus steril dari gambar apapun.

“Hari kemarin petugas mengambil lagi sempel gambar bakal calon milik Didi Sukardi karena pemasangnya menggunakan media pohon dengn menempelkannya menggunakan paku serta di tali, lalu ada yang ditempel di tiang rambu-rambu lalu lintas,”jelasnya.

“Padahal pemasangan spanduk atau baliho tidak boleh di pasang di pohon, rambu-rambu lalulintas meski memasangnya dengan tali apalagi sampai dipaku itu jelas sudah melanggar aturan,”tambahnya.

Yudi menghimbau, kepada seluruh relawan bakal calon manapun agar mengindahkan aturan. Di samping mengganggu keindahan kota, menempel alat peraga di tempat terlarang malah melahirkan stigma buruk bagi pribadinya.

“Silahkan saja kalau mau bersosialisasi menggunakan media gambar tetapi harus memenuhi aturan etestika supaya tidak menyalahi atauran, ketentuan, dan menghalangi keindahan kota. Lebih bagus berkordinasi terlebih dahulu kepada Satpol PP, Dinas Cipta karya, Dishub, dan Dians Keuangan siapa tahu baliho atau gambar yang akan dipasang dikenakan pajak,”paparnya.

Masyarakat juga bisa menilai dari pemasangan baliho gambar bakal calon tersebut. “Jika pemasanganya dengan benar lasti masyarakat bakalan menilai positif terhadap bakal calon tersebut, jika pemasangannya melanggar aturan pasti masyarakat menilai negatif. Jangan sampai bakal calon memaparkan Ciamis lebih Baik, tetapi pada saat sosialisasi tidak baik,”bebernya. (her)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here