Pilgub Jabar, Partai Perindo Sinyalir Usung Kader Internal

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Seperti halnya kebanyakan partai lain, hingga saat ini Partai Perindo pun urung menentukan sikap politiknya menyongsong pilgub Jabar 2018 mendatang. Belum jelas kepada siapa SK partai akan disematkan.

Kendati beberapa kandidat gubernur sempat mampir dan membedah visi misi mereka di sekolah politik Perindo, tanda-tanda keberpihakan itu agaknya sulit terbaca. Masih berdinamika dan misterius.

Sebagaimana diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, DPW Perindo Jabar mendaulat beberapa kandidat tampil mengisi sekolah politik Perindo seperti Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal. Menyusul Dedi Mizwar, Netty Prasetyani, Uu Ruzhanul Ulum dan yang lainnya.

Sayup terdengar, beberapa kader Partai Perindo Jabar justru menghendaki kandidat gubernur Jabar masa depan dapat terlahir dari rahim internal partai. Artinya, menjadi partai pengusung kader sendiri bukan sekedar pendukung.

Dalam satu kesempatan, salah seorang kader Perindo Jabar yang juga sebagai Wakil Kepala Bidang Politik Perindo Jabar, Dani Ginanjar Arsamanggala mengatakan bahwa Perindo Jabar punya kader yang pas untuk diusung jadi calon gubernur. Yakni Ade Wardhana Adinata, Ketua DPW Perindo Jabar. Oleh karena itu, pimpinan pusat diharapkan mempertimbangkannya.

“Saya beliau sudah mumpuni memimpin Jawa Barat. Beliau muda, berbakat dan berkarakter, tidak punya rekam jejak buruk. Jadi saya rasa beliau pas,”katanya ditemui VOJ di Markas Perindo Jabar, Rabu, (31/05).

Senada Wakabid Kaderisasi Anggota dan Saksi, Dedi Kurniawan menegaskan bahwa para calon yang muncul hari ini belum merepresentasikan sebagai orang yang punya komitmen ke-jawabaratan. Oleh karena itu, masyarakat harus didorong memilih pemimpin yang punya komitmen itu.

“Kita di DPW melihat realitas Perindo punya kader yang mumpuni untuk kita dorong maju di Pilgub yaitu Ketua DPW,”tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPW Perindo Jabar, Ade Wardhana Adinata mengaku siap menerima apapun yang partai instruksikan. Apapun itu.

“Saya sih menunggu perintah partai saja. Karena semuanya juga masih mencermati. Ketua Umum juga mengerahkan aparatur partai untuk mencermati kader sendiri. Intinya saya siap,”katanya. (yad)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here