PEREMPUAN DALAM POLITIK

0

Oleh:

Ipa Zumrotul Falihah

(Wakil Ketua Muslimat Bulan Bintang Tasikmalaya juga Wakil Sekretaris Kaukus Perempuan Politik Indonesia Kota Tasikmalaya)

Sungguh sedih para perempuan masih banyak yang tidak peduli apatis dengan dunia politik.

Padahal banyak isu-isu perempuan dan anak yang menjadi PR harus segara diselesaikan seperti pelecehan seksual, Kekerasan dalam rumah tangga, Perdagangan perempuan , ketimpangan Gender,Narkoba, Genk motor, kekerasan terhadap anak, gizi buruk, anak jalanan, anak broken home, anak tanpa ASI, poligami yang salah kafrah, asap rokok dan polusi udara bagi bayi & anak, Limbah, Sampah, pendidikan dan pelayanan kesehatan yang kurang merata dan masih banyak lagi masalah lain yang terkait erat dengan kesejahteraan hidup para perempuan dan Anak.

Bagaimana isu-isu ini dapat terselesaikan jika kaum perempuan memilih untuk tidak peduli Politik? Para perempuan Jangan diam saja cuma jadi penonton tanpa ikut andil menyelesaikan isu isu perempuan dan anak.

Berangkat dari hal tersebut marilah kita turut andil berpartisipasi menjadi bagian dari Solusi untuk turut berperan serta dalam menyelesaikan permasalahan permaslahan tersebut dengan langkah kongkrit yaitu jika tidak bisa secara langsung secara pribadi menyuarakan dan menyelesaikan masalah tersebut oleh dirinya maka BISA dengan menitipkan aspirasinya tersebut terhadap para perempuan yg selama ini sudah berkiprah menggeluti masalah perempuan dan anak yakni melalui wakil rakyat yang menguasai dan faham akan masalah perempuan dan anak.

Karena hanya perempuanlah yang merasakan secara langsung secara psikologis juga secara kodrat terhadap apa apa yang selama ini yang menjadi permasalahannya untuk dicari solusi.

Perempuan berkifrah dalam Politik tentu harus seimbang antara mengurus rumah tangga dan menjalankan tugas politiknya, intinya perempuan berpolitik tanpa harus melanggar kodratnya sebagai perempuan.

Karena yang menjadi tugas utama sebagai perempuan adalah menjadi ibu yang berhasil dalam pengasuhan dan pendidikan anak agar anaknya soleh, berkarakter baik bukan hanya sekedar baik nilai akademisnya, dan yang paling penting hak hak anaknya terpenuhi walaupun ibu sibuk berpolitik diluar rumah.

Selain itu tentu seorang perempuan yang sudah memiliki suami harus menjadi istri solehah istri yang diridhoi oleh suaminya, tanpa izin suami Perempuan berkifrah diranah politik tentu tidak akan menjadi solusi malah menjadi masalah yang baru. Untuk itu para perempuan perlu wawasan keilmuan, kecerdasan dan bijak dalam langkah langkah politiknya sehingga tugas kodrat&tugas politik bisa seiring sejalan.

SUARA PEREMPUAN UNTUK PEREMPUAN

JADILAH¬†PEMILIH CERDAS, KENALI VISI MISINYA DAN REKAM JEJAK CALON WAKIL ANDA, GUNAKAN HAK PILIH ANDA UNTUK MENJADI BAGIAN DARI SOLUSI”

(red/ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here