Perda Kesehatan Jiwa Diharapkan Berjalan Baik

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Melalui sidang paripurna senin lalu, DPRD Jawa Barat mengesahkan lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah. Satu di antaranya adalah Perda tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan Provinsi Jawa Barat menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memiliki Perda tentang Penyelenggaraan Kesehatan Jiwa.

Menurutnya Perda tersebut sudah lama dirancang dan baru terealisasi tahun ini. Ia pun mengaku lega.

“Alhamdulillah, akhirnya disahkan karena ini merupakan “tunggakan” dari periode sebelumnya,” kata dia.

Perda tersebut, jelas Ineu, melahirkan harapan baru bagi dunia kesehatan di Jawa Barat khususnya bagi para penderita gangguan jiwa. Ia berharap pelayanan dan tunjangan bagi masyarakat yang memiliki gangguan jiwa bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya.

“Ini (Perda) juga sebagai upaya preventif Jabar sebagai wilayah dengan penduduk yang banyak jangan sampai ada masalah kesehatan jiwa,” katanya.

Diketahui bahwa saat ini terdapat sekitar 72 ribu warga Jawa Barat yang dinyatakan sebagai orang dengan masalah kejiwaan (ODMJ). Baik mereka yang berdiam di rumah atau pun gelandangan jalanan.

Akan halnya, menyikapi pengesahan Perda ini, pihak Kemendagri akan melakukan evaluasi selama maksimal selama 15 hari.

Raperda itu sendiri merupakan turunan dari Undang-undang Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa dan perlu dispesifikkan sesuai kondisi di provinsi. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here