Penggunaan Gadget pada Anak Picu Depresi

0

BANDUNG, Voiceofjabar.com – Penggunaan gadget pada anak sekolah dapat memicu depresi. Bahkan kasus ini cukup marak terjadi pada anak. Demikian diutarakan Direktur Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat (Jabar), Elly Marliyani saat mengisi acara Jabar Punya Informasi (Japri) di Lobi Gedung Sate, Kamis, 10 Oktober 2019.

“Terutama usia sekolah atau remaja yang sangat akrab dengan gadget, sangat berpotensi besar memicu depresi,”katanya.

Tanda-tandanya beragam. Seperti munculnya rasa galau, gundah, sedih yang tak biasa serta menurunnya minat terhadap suatu kegiatan yang biasa dilakukan.

Sebagai cara untuk meminimalisir gejala tersebut, kata dia, guru di sekolah harus memberi pembekalan pengetahuan khusus
berkaitan dengan ketahanan jiwa.

Selain itu, guru juga harus peka terhadap permasalahan yang sedang dihadapi murid dengan melakukan pendekatan emosional sehingga murid tidak mengalami depresi.

Khusus berkaitan dengan penggunaan smartphone yang berlebihan, peran sekolah dan keluarga sangatlah dibutuhkan sebagai sarana remaja untuk menemukan jati diri, juga membantu mereka untuk mampu berkembang dan beradaptasi dengan baik di lingkungan sekolah.

“Penggunaan telpon pintar yang berlebihan akan menyebabkan depresi paling awal yang dialami siswa, disini sang remaja akan menyendiri dan seiring berjalannya waktu ia akan menjauhi lingkungan,”jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here