Pendidikan Islam harus Dikontekskan dengan Keindonesiaan

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Bupati Tasikmalaya, Ade sugianto menyampaikan pentas PAI merupakan ajang positif untuk mengetahui tingkat ketuntasan dan ketercapaian proses Pendidikan Agama Islam.

“Kita sebagai masyarakat dapat mengetahui bagaimana potensi-potensi Pendidikan Agama Islam yang dimiliki oleh para generasi muda, sehingga kita dapat menatap masa depan bangsa dan negara yang lebih baik,”ungkap Ade Pembukaan Pentas PAI 2019 belum lama ini.

Menurutnya, penyelenggaraan Pentas PAI memiliki makna dan posisi yang sangat strategis, di antaranya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan Agama Islam sehinga sangat penting untuk terus digelorakan terutama di tengah-tengah penyelenggaraan Pentas PAI ini.

“Sebab, Pendidikan Agama Islam, sudah seharusnya dikontekskan dengan karakteristik keindonesiaan, yang memang tidak terpisah dari keragaman dalam banyak aspeknya, di satu sisi, dan nilai-nilai religiusitas dan keagamaan di sisi yang lain,”jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana selaku panitia pelaksana Pentas PAI menyampaikan kegiatan Pentas PAI SD bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik dalam rangka mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik serta membentuk sikap mental , sportivitas, kejujuran dan ukhuwah islamiyah antar sesama siswa. (AM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here