Pendapatan Menurun, Mang Odang tetap Ngabecak

0

Garut, Voiceofjabar.com – Sudah 37 tahun lamanya Mang Odang (57) menggayuh becak di jalanan. Kendati kemajuan teknologi menggerus penghasilannya, ia tampak tak kenal lelah mengemudikan becak satu-satunya penopang hidup keluarganya itu.

Setiap hari sejak pukul 06.00 pagi hingga pukul 17.00 WIB, Mang Odang sudah standby di pangkalan menunggu penumpang. Bicara penghasilan, bapak 4 anak sekaligus kakek dari 6 cucu itu mengaku tak menentu. Kadang kembang kempis bahkan kadang menurun tajam. Terutama sejak kehadiran transportasi online.

Kepada voiceofjabar.com ia bercerita bahwa pendapatan hari ini beda jauh dengan masa dulu kala ia mulai ngabecak di usia 20 tahun. “Dulu ongkos murah, penumpang banyak, saingan sedikit,”katanya.

“Kalau dulu sehari bisa dapat 100 ribu. Sekarang mah kadang 30ribu, kadang 40ribu,”ungkap kakek yang biasa mangkal di bilangan Jalan Guntur Sindanghela Gang Biotai, Garut Kota itu.

Meski menurun, semangat Mang Odang tidak pudar. Karena tak ada pilihan lain untuk menyambung hidup. Tak banyak yang Mang Odang harapkan selain bisa mencukupi hidup keluarganya.

Namun demikian, ia berharap agar nasib para tukang becak pada umumnya dapat diperhatikan oleh para pemangku mandat.

“Saya mah hanya berharap kepada pak bupati, pak gubernur, pak presiden agar memperhatikan kesejahteraan abang-abang becak karena becak ini dulu pernah mewah di zamannya. Sedangkan sekarang tidak lagi. Kami sekarang hanya bertahan saja demi keluarga,” terangnya. (han)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here