Penanggulangan Bencana, Pemkab Tasik Libatkan Pesantren

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com -Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melibatkan kalangan pesantren dan ormas dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Tasikmalaya. Alasannya, bencana di Tasikmalaya adalah masalah bersama bukan sekedar tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saja.

“Karena memang Kabupaten Tasikmalaya termasuk yang rawan bencana. Karena yang namanya bencana itu harus dalam penanggulangannya,”kata Bupati Tasik Uu Ruzhan dalam Workshop Pengurangan risiko bencana berbasis Pondok Pesantren, kemarin.

Sisi lain, kata dia, kehadiran para santri dan ulama dalam penanggulangan bencana dapat menjadi pelipur bagi masyarakat yang terdampak bencana. Peran mereka berfungsi ganda. Selain membantu menangani korban bencana, juga dapat memberikan petuah keagamaan bagi korban.

“Peran para ulama bukan hanya memberikan pertolongan tetapi memberikan petuah nasehat supaya masyarakat yang dilanda bencana yaitu berjiwa besar,”katanya.

“Beda disuruh sabar oleh kita-kita dengan disuruh sabar oleh para kiai, makanya kenapa harus kyai yang menyampaikannya karena keimanan dan kesabaran para kyai sudah teruji dan itu akan diterima oleh seluruh masyarakat,”tambahnya.

Untuk masalah bantuan dari pemerintah daerah, jelas dia, itu sudah spontanitas seperti kebutuhan sandang, pangan dan uang alakadarnya.

Namun sejauh ini Pemkab Tasik belum memberi bantuan permanen seperti pembangunan rumah dan yang lainnya mengingat anggaran yang ada tak mencukupi sehingga harus ditambah oleh bantuan dari provinsi dan pusat.

“Kami sudah dua kali melayangkan surat untuk menyempurnakan surat-surat yang diminta pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Namun belum turun juga. Oleh karena itu kami minta masyarakat sabar dan kami terus berusaha dan menjadi beban kami meskipun sumbernya menunggu dari pemerintah pusat,”tutupnya. (jang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here