Pemkab Tasik Siapkan Strategi Benahi Destinasi Wisata

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya masih terus berupaya menggenjot pengembangan destinasi wisata. Beberapa langkah dan strategi pun dijajal.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saeful Bahri menuturkan bahwa saat ini pihaknya tengah berencana membuat Rencana Induk Pembangunan Wisata (RIPEDA) sebagai pijakan untuk melihat objek pariwisata mana yang akan dikembangkan.

“Kedua kita akan melanjutkan yang sedang berjalan pengembangan titik-titik wisata di antaranya Galunggung, Situ Sanghiang, Pantai Karangtawulan. Itu kita berlanjut dasarnya kita sudah memiliki Detail Engineering Design (DED)karena kita sudah usulkan ke tingkat provinsi dan tingkat kementerian,”terang Asep kepada voiceofjabar belum lama ini.

Air Terjun di Tanah Perhutani Bermasalah

Di Tasikmalaya sendiri, lanjut dia, banyak destinasi air terjun atau curug yang akan dikembangkan. Namun dalam pengerjaannya Pemkab Tasik sedikit terbentur karena destinasi air terjun berada di tanah Perhutani.

“Saat ini aset tersebut dimiliki oleh Perhutani dan kita akan koordinasi dengan Perhutani dengan segera. Karena kewenangan kita Sementara ini hanya menginformasikan kepada masyarakat. Adapun pengelolaannya akan secara bertahap diadakan kerjasama,”katanya.

Garap Lahan Parkir Galunggung

Di tahun 2018, Pemkab Tasik juga akan mengoptimalkan area parkir di Galunggung yang memang saat ini masih sangat terbatas. Sedangkan pengunjung kerap membludak terutama di momen lebaran. Lahar parkir sering kali over capacity. Bahkan macet di jalanan seringkali tak terhindarkan.

“Jalan macet banyak kendaraan yang rusak jebol koplingnya kemudian juga tidak sampai ke tempat wisata, salah satunya kita sudah evaluasi bagaimana kerjasama dengan dinas setempat dengan kecamatan, dengan Dinas Perhubungan dan pol pp antisipasinya,”

“Penambahan sarana parkir kita sedang membangun diusahakan sebelum tahun baru sudah selesai dan kedua ada jalan alternatif yang punya Perhutani dan tanah pribadi bos pasir Endang Juta,”tambahnya.

Optimalisasi Wisata Bahari

Selain destinasi wisata Kampung Naga dan Galunggung yang sudah cukup populer di di mata nasional dan dunia, Pemkab Tasik juga sedang mempercantik objek wisata bahari garis pantai selatan sepanjang 52 KM. Menurut Asep, hal ini sudah dibahas di meja Bappeda Provinsi Jawa Barat. Bahkan artis nasional pun akan dilibatkan dalam mempromosikannya.

“Nanti tidak hanya Kampung Naga dan Galunggung tetapi akan ditambah dengan wisata pantainya yang level nasional dan internasional,”katanya. (jang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here