PDIP, PKI dan Permintaan Maaf Waketum Gerindra

0

Jakarta,Voiceofjabar.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra meminta maaf secara terbuka terkait ucapannya yang menyebut bahwa PDIP sama dengan PKI.

Permintaan maaf itu ia sampaikan melalui selembar surat bermaterai 6000. Berikut isinya:

“Bersama ini terkait pemberitaan di beberapa media massa yang menyebutkan pernyataan saya yang mengatakan ” Wajar saja kalau PDIP sering disamakan dengan PKI karena menipu rakyat ” dengan ini saya mengklarifikasi bahwa saya tidak bermaksud mengatakan bahwa PDIP adalah PKI dan menipu rakyat dan tidak benar PDIP itu adalah PKI serta menipu sebab PDIP Perjuangan adalah partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan berlandaskan Pancasila dan bekerja serta memperjuangkan rakyat Indonesia untuk kemakmuran bangsa dan negara

Karena itu untuk meluruskan kesalahpahaman saya Arief poyuono meminta maaf yang sebesar-besarnya pada Ibu Megawati Soekarnoputri dan seluruh jajaran kader PDIP yang merupakan sahabat-sahabat saya atas statement saya tersebut diatas

Atas perhatiannya dan kebersamaan dalam sebuah negara demokrasi saya ucapkan terima kasih

Arief Puyono, wakil ketua umum Gerindra”

Sebagaimana dilansir beberapa pemberitaan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pernah didatangi delegasi Partai Komunis China (The Communist Party of China/CPC). Partai nasionalis itu ingin belajar sistem pengkaderan CPC yang dikenal berhasil.

“Kedatangan delegasi dari CPC ini sangat berarti penting selain untuk melakukan pembelajaran mengenai pembangunan kader akar rumput serta pengentasan kemiskinan,” ujar Ketua Bidang Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Andreas Pareira di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Selasa (11/9).

Delegasi PKC di Indonesia selama lima hari, terdiri dari Vice President, China Eksekutif Leadership Academy Pudong (CELAP) Jiang Haishan, Director International Exchange Center of IDCPC Wu Zhenghong, Third Secretary From Embassy of The People’s Republic of China Chen Bin, Researcher The Office of Poverty Alleviation and Development of The State Council Gou Jianjun, dan Deputy Division Director Bereau IDCPC Mei Jing.

PDIP juga pernah mengirimkan 15 kadernya ke China memenuhi undangan Partai Komunis China untuk studi banding berbagai masalah pembangunan di sekolah partai negara tersebut hingga 23 Oktober 2013.

Mereka adalah Eva Kusuma Sundari, Vanda Sarundayang (anggota Komisi VI DPR RI yang sekaligus Ketua Taruna Merah Putih Sulut), Bupati Ngawi Budi Sulistyo, Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin, dan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bambang Kusriyanto.

Selebihnya, anggota berbagai departemen di DPP PDI Perjuangan. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here