Pasar Parung Semrawut, Ade Wardhana Siapkan Solusi Terbaik

0

Bogor, Voiceofjabar.com – Calon Bupati Bogor nomor urut 5, Ade Wardhana Adinata mengunjungi Pasar Parung, Kecamatan Parung, Sabtu, ((27/02). Dalam kesempatan itu, ia mengamati beberapa anomali pasar.

Di antaranya penataan parkir, interior pasar yang masih carut marut, pendapatan pedagang di bawah rata-rata, serta akses pasar yang belum maksimal yang tentunya berimbas pada kesejahteraan para pedagang kecil menengah.

“Kami menemukan kondisi pasar milik Pemda kalah dengan pasa milik pribadi ini kan amaliyah yang sebetulnya tidak perlu terjadi tetapi ini terjadi. Maka saya ke depan akan melakukan pembenahan Pasar Parung ini bagaimana para pedagang ini bisa lebih terjamin omzetnya kita carikan solusinya,”terangnya.

Sebagai salah satu pasar yang menjadi sentra perniagaan jasa produk, terang AW, Pasar Parung harus mendapat perhatian serius. Sehingga mampu mendongkrak roda perekonomian masyrakat sekitar khususnya. Terlebih pasar ini terletak berbatasan dengan wilayah tetangga seperti Depok dan Tangerang Selatan.

“Tantangannya di sini harus lebih bisa menjawab. Jadi jangan sampai kalah dengan daerah-daerah lain yang ada di wilayah Tangerang maupun Depok,”tandasnya pria yang berpasangan dengan birokrat H. Asep Ruhiyat itu.

Salah satu problem pedagang adalah terkait permodalan yang minim di tengah tingginya harga sembako. Kang AW pun menawarkan solusi berupa pemberiam modal bagi para pelaku UMKM sebesar Rp500 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan.

“Program ini akan menyasar para pedagang yang yang layak dibantu dan kita bantu mereka supaya meningkatkan skala usahanya lalu kita coba fasilitasnya yang ada di sini karena di sini kurang begitu baik,”ujarnya.

Di luar hal itu, kemacetan juga menjadi problem yang urung rampung ditangani pemerintah setempat. Meski sudah dibangun jalan alternatif, kemacetan tampaknya sulit diurai. Sehingga menambah kesemrawutan jalan dan pasar itu sendiri.

“Pasti ada yang salah. Saya yakin ada nilai dari kesemrawutan di sini kita harus cari masalahnya dan tentukan solusinya”tambahnya.

“Potretnya kan dari pasar kalau pasarnya sendiri sama semrawut bagaimana ekonomi masyarakatnya. Mudah-mudahan kedepannya bisa lebih baik,”tutupnya. (ty)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here