Mimpi KPU Jabar, Pilkada Serentak Bersih dari Hoax

0

Bandung, voiceofjabar.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat menggelar launching Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 di Gedung Sasana Budaya Ganseha (Sabuga), Jalan Taman Sari, Bandung, Selasa, (5/11/2017). Launching bertema “Medal Munggaran Pilgub Jabar 2018” tersebut menghadirkan ribuan orang.

Mereka berasal dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.
Ketua Panitia Launching Pilgub Jabar, Nina Yuningsih, mengatakan, meski tahapan Pilgub Jabar telah berjalan, namun baru dilaunching secara resmi awal Desember ini.

Alasannya, launching memang diagendakan setelah pembentukan PPK dan PPS rampung. Launching Pilgub ini sekaligus peluncuran tagline KPU Jabar dalam menyambut Pilkada Serentak. Tagline tersebut adalah “Pilgub Jabar SEMARAK, Pilkada Serentak GEMBIRA”. SEMARAK berarti Semangat, Mandiri, Ramah dan Aksesibel. Sementara GEMBIRA berarti Gerakan Membangun Demokrasi yang Bermartabat dan Adil.

Menurut Nina Yuningsih, tagline tersebut diambil karena ingin menciptakan Pilgub Jabar berlangsung semarak dan gembira. Semangat tersebut ditanamkan di tengah fenomena masyarakat yang cenderung terkotak-kotak serta mudah terhasut di setiap pelaksanaan Pilkada.

“Kita tidak ingin adanya konflik karena perbedaan. Apalagi Provinsi Jabar sangat majemuk dan dihuni warga yang berbeda-beda mulai dari suku, agama dan budaya,” tegas Nina Yuningsih di arena Launching Pilgub Jabar.

Tercatat lebih dari 3 ribu orang yang hadir dalam launching tersebut. Mulai dari Ketua KPU RI, Bawaslu RI, Komisioner KPU Provinsi dari seluruh Indonesia, Komisioner Kabupaten/Kota se Jawa Barat serta perwakilan PPK dan PPS se Jawa Barat.

Hadir juga Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, serta perwakilan dari unsur muspida lainnya. Kemudian Bupati/Walikota se Jabar dan Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se Jawa Barat serta perwakilan Partai Politik.

Pilgub Jabar akan Jadi Wisata dan Edukasi Politik

Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat jadi ga akan menjadikan pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat 2018 menjadi hal luar biasa. Ketua KPU Provinsi Jabar, Yayat Hidayat, menawarkan dua hal yang membuat beda dengan pelaksanaan Pilkada di daerah lainnya.

“Kami akan menjadikan Pilgub Jabar dengan kegembiraan, kental dengan wisata dan edukasi politik,” tegas Yayat.

Ia menjelaskan, wisata politik itu harus didukung untuk menghindari ketakukan dan rasa saling bermusuhan antar warga. Dengan wisata politik juga, Jawa Barat akan memiliki ikon baru, bukan hanya wisata kuliner dan wisata belanja.

Yayat mengaku tidak mudah untuk menjadikan Pilgub Jabar sebagai perhelatan wisata dan edukasi politik. Sebab banyak tantangan yang harus dihadapi oleh seluruh penyelanggara dalam menyukseskan Pilkada tersebut.

“Fenomena hoax adalah tantangan berat kita. Fenomena ini bukan hanya di Jabar tapi di seluruh penyelenggaran Pilkada di Indonesia,” tambah Yayat.

Namun dengan edukasi yang tinggi dan massif kepada masyarakat, Yayat yakin hoax akan dipermalukan di tanah Pasundan. Oleh karena itu, Yayat mengajak semua pihak untuk mendukung komitmen KPU menjadikan Pilgub Jabar sebagai wisata politik dan edukasi politik.

“Kami membutuhkan dukungan dan kekompakan dari seluruh stakeholders, dari masyarakat Jabar, dari partai politik untuk mempermalukan hoax di Jawa Barat,” tambahnya lagi.

Usulan itu direspon Ketua KPU RI, Arief Budiman. Ia berharap, pelaksanaan demokrasi di Jabar menjadi contoh yang baik di 170 daerah yang menggelar pilkada serentak. Dan kunci dari semuanya adalah dari PPK dan PPS.

“PPK dan PPS merupakan ujung tombak KPU di daerah sehingga kesuksesan menjadikan wisata dan edukasi politik itu ada di ujung tombak,” kata Arief Budiman.

Pernyataan yang sama juga ditegaskan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Dalam sambutannya, Ahmad Heryawan atau akrab disapa Aher itu, PPK dan PPS adalah pihak yang paling berjasa dalam menyukseskan Pilgub. Bahkan ia minta Ketua KPU Jabar mengundang kembali anggota PPK dan PPS, terutama untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi itu.

Berdasarkan data, pelaksanaan Pilgub Jabar akan digelar tanggal 27 Juni 2018 bersamaan dengan pemilihan 16 Bupati dan Walikota di Jawa Barat. KPU Jabar mencatat, daftar pemilih sementara tercatat sekitar 32 juta yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota. KPU Menargetkan, partisipasi pemilih di Pilgub Jabar diatas 75%. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here