Mengadu ke Dewan, Warga Cirebon Keluhkan Bantuan Pemerintah yang Salah Sasaran

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Reses III DPRD Jabar menyisakan banyak temuan masalah di lapangan. Salah satunya seperti yang diungkapkan Anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Daddy Rohanadi kepada voiceofjabar di meja kerjanya, Rabu, (12/12).

Ia menyebut saat reses di Cirebon beberapa  waktu lalu, banyak yang dikeluhkan warga terutama terkait bantuan pemerintah yang dinilai masih belum dirasakan manfaatnya secara utuh oleh masyarakat.

Misal bantuan raskin yang berubah status menjadi rasta atau beras dibagi rata dalam kondisi beras yang tak layak. Lalu, berubah lagi menjadi Program Keluarga Harapan (PKH) yang sasarannya sudah ditentukan per keluarga.

Semuanya itu terjadi, kata dia atas persetujuan kepala daerah setempat. Padahal hasilnya kurang menguntungkan warga.

“Kalau sudah PKH, sasaran PCPL-nya jelas, nomor rekeningnya jelas karena per rumahbtangga tujuan. Dari sisi itu ketepatan benar. Cuma yang jadi masalah adalah tetangganya gak dapet, dia dapet. Itu tidak tepat sasaran dan itu masih banyak terjadi. Nah ini yang akhirnya menjadi kecemburuan,”tandasnya.

Oleh karena itu, sambung Daddy, diperlukan keseriusan dari aparat pemerintahan desa dalam mereview data-data warga secara berkala. Sehingga, program bantuan pemerintah bagi warga tidak salah sasaran.

“Saya sampaikan kepada kepala desa agar tidak bosan dan berhenti tidak melakukan koreksi atas data yang ada. Sehingga ke depan ada perbaikan lebih tepat sasaran yang disampaikan untuk dijadikan kebijakan di pemerintah. Baik provinsi maupun pusat,”ujarnya.

“Jangan sampai ada janda-janda tua mereka teriak gak dapat bagian. Sementara orang yang di rumah yang punya motor masih dapat PKH,”tegasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here