Malam Tahun Baru, Santri Ciamis Gelorakan Spirit 212

0

Ciamis, Voiceofjabar.com – Gegap gempita malam pergantian tahun menggelegar di seantero jagad. Pesta kembang api dan bising suara terompet menjadi pemandangan lumrah. Di perkotaan hingga perkampungan.

Lain hal di Ciamis, Jawa Barat. Pemandangan itu tidak tampak. Tak ada panggung hiburan, live music dan semacamnya.  Sebab pesta tahun baruan tersebut dinilai mubadzir. Oleh karena itu, Forum Pondok Pesantren (FPP) Ciamis berinisiatif menggantinya dengan sajian pengajian tablig akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipusatkan di alun-alun Ciamis yang diikuti seluruh santri Ciamis.

“Kita ingin menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa pergantian tahun baru tidak dilakukan dengan hura-hura, maksiat dan sia-sia materi. Syukur-syukur kita bisa tinggalkan budaya-budaya yang tidak sesuai dengan syariat,” ungkap Ketua Forum Pondok Pesantren (FPP) Ciamis, KH. Nonop Hanafi kepada VOJ di sela tablig akbar.

Seharusnya, tandas dia, momentum pergantian tahun dijadikan ajang introspeksi diri, muhasabah umur, mengoreksi kinerja hidup baik terhadap keluarga, agama dan negara. Sehingga dengannya, tahun baru menjadi semakin bermakna, tidak mubadzir.

Selain itu, kata dia lagi, tablig akbar masih dalam rangka memupuk spirit aksi bela Islam 212. Menurutnya, spirit itu harus tetap menggelora di dada kaum muslimin di Indonesia. Sebab hal itu dapat menstimulus kebangkitan Islam di masa mendatang.

“Spirit itu harus dipertahankan karena itu menjadi momentum hentakan kebangkitan Islam,”ujarnya.

Selanjutnya masih berkaitan dengan spirit 212 tersebut,  FPP Ciamis juga  akan terus menggelorakan gerakan subuh berjamaah. Sebab subuh berjamaah harus menjadi cluster dan energi yang menyebar ke seluruh masyarakat.

“Bahwa sesungguhnya energi terbesar umat Islam adalah manakala menjadikan salat berjamaah subuh menjadi kewajiban dan kebutuhan,” pungkasnya. (yf)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here