LKPJ, DPRD Jabar Soroti Janji Gubernur yang Belum Ditepati

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban ( LKPJ) Gubernur Jawa Barat masa jabatan 2013-2018 akan menjadi pembahasan panjang di DPRD Jawa Barat.

Pihak DPRD akan mengkaji secara seksama poin per poin terkai kinerja gubernur selama lima tahun terakhir.
Pasalnya, terdapat banyak hal yang dinilai belum mencapai target kesesuaian antara janji gubernur dengan fakta di lapangan.

Hal itu sebagaimana dikemukakan Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Ahmad Irfan Alawi belum lama ini.

“Tentunya kita ingin melakukan sinkronisasi apa yang diprogramkan dengan kesesuaian di lapangan, kualitas dan lain sebagainya. Kalau ada yang tidak sesuai tentunya kita akan melakukan penelaahan secara lebih seksama kesalahannya dimana, kekurangnnya dimana kemudian nanti kita rumuskan dalam sebuah rekomendasi yang harus diselesaikan oleh gubernur,”ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa ada beberapa janji gubernur yang belum direalisasikan hingga akhir masa jabatannya. Di antaranya soal beralihnya kebijakan sekolah SMA & SMK ke provinsi.

Menurutnya, hal itu harus dirumus ulang atau disinkronisasikan kembali dengan pihak kabupaten/kota sebagai leading sektor sebelumnya.

“Tentunya itu juga akan menjadi bahan evaluasi kita. Seharusnya janji gubenrur itu dituntaskan sebelum masa jabatan berakhir,”tandasnya.

Masalah lain yang juga akan menjadi sorotan serius, kata dia, soal Citarum yang semula dijanjikan oleh gubernur akan bisa dimanfaatkan pasa tahun 2018.

“Kita mencoba meneliti dan menelisik dari jumlah anggaran yang sudah dikeluarkan dengan output dari Citarum,”katanya.

Di samping itu, terdapat beberapa masalah lain yang juga akan ditelisik. DPRD akan mempertanyakan aliran dana hibah Bank Jabar serta menelaah keberadaan aset-aset daerah yang statusnya  masih absurd.

“Masih banyak juga aset-aset yang statusnya tidak jelas,”ujarnya.

Sehingga, sambung Ahmad, evaluasi LKPJ tersebut dapat berjalan secara komprehensif dan terbuka. Sehingga dapat menjadi titik acuan bagi penganggaran pada kepemimpinan baru di Jawa Barat.

“Pada penganggaran yang akan datang diharapkan tentunya bisa lebih baik,”tutupnya. (ab)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here