Krisis Air Bersih, Masih Hantui Warga Cibatu

0
KEPALA Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, saat menyuplai air bersih pada warga yang mengalami krisis air bersih. Sandi/VOJ***

GARUT, voiceofjabar.com – Krisi air bersih masih dirasakan oleh ratusan Kepala Keluarga (KK) yang berada di Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Mereka bisa mengkonsumsi air bersih setelah ada pasokan dari pemerintah desa setempat, jika tidak ada pasokan mereka terpaksa harus mencari air bersih ke desa tetangga.

Kepala Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Dadang Sulaeman, membenarkan, masih terjadinya krisis air bersih. Sedikitnya, ratusan Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di tujuh RW, yang mengalami krisis air bersih.

“Kami pemerintah desa setiap hari menyuplai kebutuhan air bersih bagi mereka secara swadaya. Sedikitnya, empat tanki air bersih kami salurkan sejak pagi sampai malam hari,” ujarnya, Kamis (08/11/2018).

Dikatakan Dadang, kebutuhan air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di tujuh RW mencapai 15000 liter dalam setiap hari. Proses suplai air bersih setiap hari dilakukan secara bergiliran. Yang mana hanya menggunakan satu armada itupun milik orang lain.

“Bisa sampai malam hari penyuplaian air bersih bagi masyarakat. Meraka, sejak sore sudah mengantri di beberapa titik yang sudah ditentukan,”

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten Garut, segera mencarikan solusi agar setiap musim kemarau masyarakat di desa Cibatu tidak lagi mengalami krisi air bersih. “Harus ada solusi agar tidak terjadi lagi krisis air bersih. Misalnya, dengan dibuatkan sumur bor di beberapa kampung yang benar-benar mengalami krisis air bersih,” katanya.

Diakui Dadang, di Desa Cibatu hampir setiap tahun saat musim kemarau tiba krisis air bersih terjadi. Sehingga, pemerintah desa sudah siap untuk mengantisipasi hal tersebut dengan menyiapkan air bersih yang dibeli dari sumber air bersih.

“Karena setiap tahun terjadi, setiap menjelang musim kemarau kami sudah siap untuk mengantisipasinya,” pungkasnya. Sandi ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here