KPU Jabar: Hak Pemilih Muda Jangan Diperkosa

0

Bandung, Voiceofjabar.com – Setiap kepala, terutama generasi muda di Jawa Barat harus mendapat informasi tentang pemilu. Informasi juga harus disampaikan sebaik-baiknya atau sesempurna mungkin. Hal itu perlu dilakukan agar pemilih muda terlindungi dari hoax dan informasi yang menyesatkan.

Demikian antara lain dikemukakan Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat pada acara electainment on campus yang diselenggarakan atas kerjasama KPU Jabar dengan 30 perguruan tinggi di Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Kamis (26/4).

Dikatakan Yayat, hak pemilih muda harus dilindungi agar mereka menjadi pemilih berkualitas. Apalagi jumlah pemilih muda atau rentang usia 17-40 tahun lebih dari 17 juta.

“Mereka jangan sampai diperkosa berita-berita kebencian dan diajak untuk menjadi pemilih yang tidak rasional. Jangan pula memberi kesempatan berita bohong mengeksploitasi emosi yang membangkitkan sentimen agama dan ras,”ujarnya.

Untuk melindungi hak tersebut, Yayat mengajak pemilih muda aktif mencari informasi dari sumber-sumber terpercaya dan salah satunya hadir dalam acara “Rock the Vote Indonesia”.

“Sebarluaskan kembali informasi tersebut ke orang tua dan orang-orang terdekat,” ungkap Yayat.

Ia juga berharap pemilih muda datang ke TPS 27 Juni mendatang, agar terpilih gubernur teladan yang mampu membawa perubahan Jawa Barat ke arah yang lebih baik. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here