Komisariat HMI UNSIL Deklarasi Dukung Perppu Ormas

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Negeri Siliwangi (UNSIL) menggelar Dialog Kebangsaan tentang urgensi Perppu Ormas dalam menjaga keutuhan NKRI, Senin, (21/08). Hadir sebagai pembicara, Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jawa Barat, Deni Ahmad Haedar dan Kasubag TU Kesbangpol Kota Tasik, Nanan Kusnandar.

Ketua Umum Komisriat HMI UNSIL, Adam Nurul Falah menilai Perppu Ormas yang dikeluarkan pemerintah merupakan langkah tepat dalam mengantisipasi rongrongan kelompok-kelompok yang anti pancasila.

“Saya setuju adanya  perppu ormas ini. Sebab ideologi-ideologi yang mengancam Pancasila akan sangat sangat mengganggu dan tidak bisa dibiarkan. Pancasila kan sebuah ideologi mahal yang dirancang matang oleh para proklamator kita,”katanya kepada VOJ.

Menurutnya, kelompok manapun – tidak hanya HTI – yang hendak mengganggu Pancasila sebagai dasar negara harus  dipersempit ruang geraknya di negeri ini. Termasuk kelompok-kelompok yang berafiliasi dengan jejaring komunisme.

“Saat ini banyak kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi lain. Ini bisa mengancam indonesia. Makanya dialog kebangsaan ini sebagai respon kami menyikapi perppu ormas,”katanya.

Ketua GP Ansor Jawa Barat Deni Ahmad Haedar menandaskan bahwa ideologi Pancasila merupakan harga mati yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Keberadaan Perppu Ormas, kata dia, merupakan jawaban konkret pemerintah demi keutuhan NKRI. Oleh karena itu, GP Anshor Jabar mendukung penuh pembubaran ormas radikal tersebut.

“Ya tidak hanya di Jawa Barat ya, ini seluruh Indonesia keberadaan ormas-ormas anti pancasila harus tidak ada. Sebab bahaya jika dibiarkan. Kami mendukung Perppu Ormas ini,”katanya.

Kasuba TU Kesbangpol Kota Tasik, Nanan Kusnandar juga turut mengamini. Di Kota Tasik, Perppu tersebut sudah keharusan untuk diterapkan.

“Soal ormas anti pancasila ini kan bukan hanya masalah kesbang saja, ada kejaksaan ada kepolsian. Perppu harus diterapkan karena itu amanat,”katanya.

Acara tersebut diakhiri oleh deklarasi penyataan sikap dukungan terhadap perpppu ormas dan menolak keberadaan ormas radikalisme. Deklarasi ditandatangani oleh beberapa elemen, di antaranya HMI Komisariat Unsil, Banser, GP Anshor, IPPNU, PMII, BEM Jabar, BEM STHG dan FL2MI Jabar. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here