Ketum Kopernas: Jokowi Pemimpin Cerdas dalam Membangun Peradaban

0

Oleh :

Drs. H. Asep Syaripudin, M.Si.
Ketum KOPERNAS ( Komunitas Penggerak Ekonomi Rakyat Nasional )

Jokowi adalah seorang negarawan yg piawai menata dan menempatkan SDM Org orgnya dg kemampuan komunikasi yg sejuk, cara komunikasi beliau dg pola Communicative Approach inilah yg membuat org org nyaman dan merasa diorangkan.

Banyak org yg didewasakan dlm berkarya, tanpa memberikan fasilitas dan kemudahan dgn kekuasaan yg itu bisa dilakukan oleh Jokowi sehingga org org yg ada disekitar beliau betul betul hrs berprestasi dlm berkarya bukan oleh kekuatan dan kekuasaan beliau sebagai Presiden tapi ini tdk beliau lakukan walaupun sama putranya sendiri yg tdk mempunyai fasilitas istimewa sehingga putranya tumbuh dewasa jadi pengusaha Kecil dg kreatifitasnya dan kemampuannya.

Wajar jika banyak orang yg nyaman dan berbondong bondong ikut membantu beliau krn merasa mempunyai tempat utk berkarya jadi org.

Ini beda dgn pemimpin yg lain banyak org yg kecewa malah tdk betah berada dlm lingkungannya sehingga satu persatu menjauh krn mereka merasa kecewa tdk merasa diorangkan.

Pemimpin seperti ini berkuasa tanpa membangun peradaban akhirnya org org yg ada sekitarnya tinggal org org yg ada tali persaudaraan maka timbullah kekuasaan dinasti krn merasa tdk yakin pd org org yg ada disekitarnya.

Pemimpin yg pandai dlm membangun peradaban bukan saja org org dekat bahkan lawan saja satu persatu berusaha utk ikut bergabung krn ingin ikut sama sama berkarya dlm membangun bangsa.

Dalam pemilihan Cawapres Jokowi menghitung betul dg jeli dampak negatif positifnya, keputusan yg diambil pd KH. Ma’ruf Amin meluluhlantahkan ambisi partai pengusung baik partai yg merasa mempunyai kekuasaan banyak atau partai yg merasa mempunyai umat banyak atau partai yg merasa paling kuat.

Jokowi merasakan sekali fenomena partai partai pengusungnya bahwa itu bukan ancaman malah merupakan kekuatan yg besar sehingga pemecahannya hrs oleh org yg besar dan disegani.

KH. Ma’ruf Amin adalah sosok Ayah yg baik dicintai dan dikagumi oleh umatnya baik itu di kalangan MUI, NU dan beliau adalah pengayom di banyak beberapa organ organisasi.

KH. Ma’ruf Amin beda 18 thn lebih tua dari Jokowi. Kebalikannya dgn Sandiaga Uno beda 18 thn lebih muda dari Prabowo.

Cara komunikasi Jokowi dgn pola berkomunikasi yg lembut, pendekatan yg baik, pengayomi, memberi spirit, turun kebawa utk menyapa dan mampu menyatukan kekuatan sehingga rakyatnya mencintai pemimpinnya.

Tidak heran kalau Jokowi diserang kanan kiri oleh lawannya yg merasa terganggu projectnya, usahanya dan kekuasaan krn Jokowi melakukan keputusan diluar dugaan berani, tegas dan berkomitmen yg tinggi dlm memutuskan keputusan utk keadilan dan kemakmuran rakyat. Sehingga mengganggu dan merusak pd para pemegang Monopoli usaha.

Banyak cara yg dilakukan oleh lawan utk menggulingkan Jokowi dari awal bahwa Jokowi cukup berkuasa hanya 2.5 thn saja tapi beliau lolos dari rencana lawan tersebut, krn merasa gagal bertubi tubi serangan mulai dari tuduhan PKI, Non muslim, anti Islam, Hoax, fitnah dan banyak lagi utk membentuk image masyarakat nepatif pd Jokowi tapi Jokowi malah semakin tangguh dan dicintai rakyat dan org org sekitarnya.

Lawan semakin prustasi utk melawannya maka medsos adalah cara yg ampuh utk menyudutkan Jokowi dan mengambil hati pengguna Medsos dimana pemilih melinial mencapai 100 jt. Lebih yg melek IT artinya banyak generasi muda yg melek IT.

Ini terbukti ada pemimpin yg jatuh dari jabatannya oleh hebatnya hoax dan fitnah IT. Ada juga banyak pemimpin yg sukses oleh kecanggihan IT nya.

Jokowi sangat faham dan jeli tentang masalah ini sehingga beliau dan pasukannya pandai menghalau hoax dan fitnah dg jawaban yg kongkrit dijawab dgn data data dan dijawab dgn kerja kerja kerja.

Pilihan cerdas Jokowi dlm membangun Peradaban dg baik dan rapi akan semakin memperkokoh dlm menjalankan tugasnya, semoga juga pilihan terbaik dlm membangun peradaban akan mengantarkan Jokowi melanjutkan periode keduanya.

Semoga membangun Peradaban jilid dua akan semakin kokoh dan menghantarkan Indonesia semakin maju dan sejahtera. Aamiin.

Salam sukses
Asya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here