Kasus Hubungan Sedarah, Praktisi Hukum Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Trauma Korban

0

Jakarta, Voiceofjabar.com – Belakangan ini, publik dikejutkan dengan pemberitaan terkait incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayah M (45), dan kakaknya, SA (24), serta adiknya, YF (15) terhadap perempuan berinisial AG (18) di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Praktisi hukum, Zakir Rasyidin mengapresiasi kepolisian yang telah berhasil mengungkap tabir gelap perilaku bejat yang telah berlangsung lama ini. Menurutnya, ketiga pelaku harus diganjar dengan hukuman paling maksimal.

“Ini merupakan perbuatan Amoral dan biadap, yang hukumanya haruslah hukuman maksimal,”katanya dalam keterang tertulis kepada voiceofjabar.com, Minggu, (24/02).

Namun lebih daripada itu, sambung dia, peerintah melalui kementerian terkait harus cepat tanggap fokus pada pemulihan kondisi psikis korban dari trauma yang cukup berat agar kembali menjalani hidup dengan normal.

“Tentu ini jauh lebih utama dipriotaskan untuk membangun kembali semangat hidup korban, agar supaya tidak terkurung dalam beban traumatik, yang berkepanjangan,”tandasnya.

Menurutnya, dalam kasus ini, pelaku dapat dijerat  melalui Undang-Undang UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak pasal 76D dengan hukuman sebagaimana tertera dalam pasal 81 ayat (3) yang ancaman hukumanya 15 tahun penjara ditambah sepertiga dari hukuman maksimal.

Sebelumnya, polisi menangkap ketiga tersangka di kediaman mereka di wilayah Pringsewu, Lampung. Mereka yang ditangkap adalah ayah kandung korban berinisial M (45) serta kakak berinisial SA (24) dan adik berinisial YF (15). Korban sendiri merupakan perempuan berinisial AG (18).

Ayah kandung korban berinisial M (45), kakaknya berinisial SA (24), dan adiknya, YF (15), berulang kali memperkosa AG di rumah mereka di Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung. AG tak kuasa melawan karena takut. Selain itu, dia diketahui mengalami keterbelakangan mental. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here