Kantor Panwas Kota Banjar Digeruduk Massa

0

BANJAR, voiceofjabar.com — Puluhan massa yang tergabung dalam Relawan Iman Barokah dan Gerakan Ummat Aksi (GUA) 212 mendatangi Kantor Panwaslu Kota Banjar, Senin 28 Mei 2018.

Mereka bermaksud menanyakan perihal perkembangan kasus beredarnya selebaran gelap yang berisi ujaran kebencian yang menyudutkan Paslon Walikota dan Wakil Walikota Banjar, H Maman Suryaman- Irma Bastaman.

Mereka juga melaporkan dugaan keterlibatan tenaga ahli pendamping desa di struktur salah satu pasangan calon dan mempertanyakan aturan bagi-bagi uang yang dilakukan paslon tersebut di tempat-tempat ibadah.

Advokat Paslon Debbi Puspito menyampaikan bahwa ada dugaan keterlibatan tenaga ahli pendamping desa serta mempertanyakan soal aksi bagi-bagi uang di masjid oleh tim salah satu paslon lain.

Debbi mengaku ingin mengetahui sudah sejauh mana perkembangannya soal selembaran hoax yang sudah dilaporkan ke panwas pada tanggal 1 Mei 2018 itu.

“Sejak dilaporkan,  timnya tidak pernah mendapatkan laporan dari Panwaslu, terkait perkembangan kasus selebaran gelap tersebut,” ujar Debbi.

Debbi berharap agar Panwaslu Banjar serius mengusut tuntas dugaan keterlibatan tenaga ahli desa dalam dua kasus lainnya.

“Begitupun tentang adanya bagi-bagi uang di tempat ibadah, panwaslu diminta tegas apakah boleh atau tidak. Jika itu dibolehkan oleh panwaslu, maka paslon kami juga akan melakukan hal yang serupa. Saya minta panwaslu tegas tidak tebang pilih,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panwaslu Kota Banjar Irfan Saiful Rohman mengatakan, soal adanya selebaran hoax, pihaknya sudah melakukan berbagai langkah.

Namun terdapat syarat formil yang dibutuhkan belum lengkap. Salah satunya identitas terlapor.

“Karena pada saat pelaporan, belum dilengkapi identitas terlapor. Kami pun berupaya untuk mengonfirmasi kepada pihak pelapor,” ujarnya. (AM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here