Jelang Puasa & Lebaran, Pemkab Tasik Fokus Tekan Inflasi Komoditi Pertanian

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berupaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya inflasi harga menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.

Demikian diutarakan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum dalam acara koordinasi, kerjasama, dan sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) se-Priangan Timur, Selasa, (16/05).

“Namanya inflasi tidak bisa dihindari. Tetapi saya selaku pemerintah harus mampu menekan supaya inflasi tidak terlalu tinggi. Kenapa, karena inflasi kalau tinggi akan di rasakan masyarakat yg ekonominya lemah. Kalau masyarakat ekonomi ke atas atau pegawai tiap tahun akan ada kenaikan gaji sementara masyarakat ekonomi kecil sulit untuk menaikan pendapatan,”terang Uu.

Ditandaskan Uu bahwa penekanan inflasi di Kabupaten Tasik khususnya akan difokuskan pada komoditi pertanian yang paling populis di masyarakat. Misal, gabah, teh, cabe dan yang lainnya. Sehingga masyarakat kecil juga dapat langsung menikmati hasilnya.

“Tetapi harapan kami kesepakatan bersama ini harus dilakukan sehingga tidak parsial. Yang namaya inflasi kan tidak satu daerah harus secara global minimal Priangan Timur,”ujarnya.

“Saya harapkan di Priangan Timur ini semua harga sama. Misalnya cabe, harus sama se-Priangan Timur,”tambahnya.

Untuk itu, agar harga stabil, ia meminta para produsen tidak seenaknya menaikkan harga apalagi menimbun barang. Sebab akan berdampak pada inflasi yang tentunya akan langsung dirasakan masyarakat kecil khususnya.

“Tugas pemerintah di sini supaya tidak terjadi penimbunan dan juga memberikan informasi kepada masyarakat tolong jangan terlalu banyak barang yang dibeli khususnya menjelang bulam suci ramadhan,”katanya. (jang)

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here