Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Desa Cihawuk Ingin Pisah dari Kab Bandung

0
ist

Bandung, Voiceofjabar.com –  Jalan tembusan Cihawuk Desa Kertasari Kabupaten Bandung tak kunjung diperbaiki. Warga pun kecewa. Bahkan kekecewaan warga memuncak.

Mereka mengancam akan memisahkan diri dari wilayah Kabupaten Bandung jika jalan tembusan Kertasari dan Kawasan Darajat Garut tersebut tak kunjung diperbaiki.

Diketahui, Jalan tembus Cihawuk tersebut, dapat dilewati melalui jalur Ciparay – Kertasari – Cihawuk dan terhubung ke jalan di kawasan PLTP Darajat yang saat ini sudah menjadi sentra wisata di Garut. Jalur tersebut merupakan jalur kelima dari Kabupaten Bandung ke wilayah Garut setelah jalur Cijapati, Kamojang, Santosa dan Pangalengan – Garut.

Kekecewaan itu disampaikan warga Desa Cihawuk  disampaikan kepada wakil rakyat di DPRD Kabupaten Bandung, Rabu, (26/07).

Kepala Desa Cihawuk, Aep Saepulloh, mengatakan sebenarnya aspirasi seperti ini pernah disampaikan pada 2011 silam. Upaya perbaikan jalan pun dilakukan pada 2012 , namun yang direalisasikan baru 112 meter dari 6 kilometer jalan.

“Jalan yang berlobang dan berbatu masing sangat panjang. Sampai saat ini belum dilanjutkan. Kita khawatir dengan keselamatan pengendara,”katanya saat audiensi dengan Komisi C DPRD Kabupaten Bandung.

Terkait wacana pemisahan diri dari Kabupaten Bandung ia pun tak menampik. Dari sisi teritorial, Desa Cihawuk masuk dalam zona perbatasan antara Garut dan Kab Bandung.

Menurutnya, sudah banyak warga dan tokoh setempat yang menyuarakan pemindahan wilayah. Yakni ke Garut. Padahal secara kepastian legalitas garapan, jalan rusak parah itu sejatinya diperbaiki oleh Pemkab Bandung.

“Ini kan jadi bumerang,”katanya.

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here