Jajaran SKPD Garut Diminta Suport Atlet Porda hingga Tuntas

0

Garut, Voiceofjabar.com – Pj Sekda Kabupaten Garut didampingi Asisten III, melakukan pembahasan rencana keberangkatan para atlet cabang olah raga yang akan berlaga dalam ajang Porda Tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan diselenggarakan di Kabupaten Bogor pada 6 Oktober 2018 mendatang.

Turut dalam diskusi seluruh SKPD, BUMN dan BUMD serta KONI Garut dan dinas terkait lainnya. 

Pj Sekda Kab Garut, Yatie Rohayatie menyampaikan arahan agar sesuai semua SKPD dan dinas terkait ikut andil mensuport para atlet sejak keberangkatan, pembukaan hingga selesai PORDA digelar. 

“Supaya dipersiapkan segala sesuatunya dari mulai berangkat dan selama di sana,”katanya. 

Dengan adanya dukungan terhadap para atlet tersebut diharapkan spirit mereka tergugah sehingga bisa meraih kemenangan. 

Menurutnya, para atlet asal Garut berpeluang menyabet gelar juara umum sebab ada banyak atlet yang telah terbukti meraih medali emas pada perhelatan Asian Games lalu. Khusus cabor pencak silat. 

“Ini adalah merupakan suatu kebanggaan buat pemerintah dan warga masyarakat Kabupaten Garut garut di kancah internasional. Ini semua sesuai harapan pemerintah dan juga pak bupati di setiap Apel,”terangnya. 

Sebelumnya dikabarkan para atlet Kabupaten Garut yang akan bertanding di Porda XIII harus bersabar karena belum mendapat uang saku.

Bahkan sejumlah atlet harus merogoh kocek sendiri untuk biaya makan dan pengiwnapan.

Ketua KONI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan anggaran untuk para atlet dari Pemkab Garut hingga hari ini belum kunjung cair.

Padahal sejumlah atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) sudah ada yang berangkat.

“Resminya (pembukaan Porda) itu tanggal 6 Oktober. Cuma ada beberapa pertandingan yang sudah dimulai. Ada delapan cabor yang sudah berangkat,” ucap Syakur saat ditemui di Universitas Garut, Senin (1/10/2018).

KONI mengajukan anggaran sebesar Rp 2,2 miliar untuk para atlet.

Namun karena anggaran dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kemungkinan hanya Rp 1,5 miliar yang disetujui.

“Jadi kami hanya sediakan baju untuk atlet, official, dan manajer. Kalau uang saku, penginapan, makan itu semua diurus Dispora,” katanya. (red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here