Ilmuwan Temukan Cara Menunda Kiamat, Masa sih?

0

Voiceofjabar.com – Kehancuran total pastilah terjadi. Saat ini kondisi bumi sedang menuju ke sana. Berbagai masalah serius sedang dihadapi bumi. Bahkan prediksi bahwa ada asteroid ukuran raksasa bakal menghantam bumi adalah benar adanya. Namun entah kapan?

Namun, sebagian para ilmuwan memberi cara agar hal tersebut tidak menimpa planet yang kita tinggali ini. Dengan kata lain, kiamat bisa ditunda. Benarkah demikian? Bagaimana caranya?

Laman Science Alert sebagaimana dikutip tribunjabar.id, menulis bahwa beberapa tindakan bisa dilakukan untuk meminimalisir kerusakan planet subur ini. Yaitu:

1. Mengubah Gas Karbondioksida (CO2) Menjadi Bahan Bakar

Peneliti di Kanada telah mengembangkan sebuah perangkat yang menghisap polusi CO2 dan mengubahnya menjadi bahan bakar.

Perangkat ini dikembangkan oleh sebuah perusahaan start-up Carbon Engineering yang sebagian dananya disokong oleh penemu Windows Bill Gates.

Cara kerja teknologi ini adalah menyedot gas CO2 dari udara.

Kemudian dengan hidrogen yang telah dipisahkan oleh air, lantas hidrokarbon, sehingga bisa berfungsi sebagai bahan bakar.

2. Mengumpulkan Cacing untuk Memakan Sampah Plastik

Diperkirakan pada tahun 2050, jumlah ikan akan lebih sedikit dari jumlah sampah plastik yang terdiri dari gelas kopi atau kantong plastik.

Tetapi, untuk pertama kalinya pada akhir tahun 2015, ilmuwan menemukan bakteri yang ada di dalam usus seekor cacing yang mampu menghancurkan plastik.

Kabar baiknya, cacing ini juga mampu memakan styrofoam dan polystryne sebelum berakhir di laut atau pembuangan sampah.

3. Membersihkan Laut dengan Jaring Raksasa

Pemuda berusia 22 tahun bernama Boyan Slat menemukan ide yang cukup “gila” untuk mengatasi masalah limbah yang sudah mencemari lautan.

Pada 2014, ia mengusulkan untuk membuat filter raksasa berbentuk V dan membentangkannya ke lautan sehingga angin dan arus lautan akan mengumpulkan sampah melalui alat tersebut.

Kini, ia sedang membuat prototipe dan didukung oleh 15 perguruan tinggi serta pengumpulan dana yang sukses.

4. Membuat Awan Berlian

Rekayasa kebumian dapat digunakan untuk membuat awan buatan yang bertujuan untuk menurunkan suhu bumi.

Dahulu, para ilmuwan menyarankan untuk memompa zat sulfur dioksida dalam jumlah besar ke dalam atmosfir.

Penelitian ini berhasil karena ketika terjadi erupsi gunung berapi, hasilnya terbukti dapat mendinginkan suhu bumi.
Dikarenakan zat sulfur tidak baik untuk pernapasan, mahasiswa Harvard menemukan ide yang lebih aman.

Ide tersebut adalah melemparkan zat alumina dan serbuk berlian ke dalam atmosfir.

Awan berlian ini jauh lebih aman karena tidak beracun seperti sulfur.

5. Menggunakan drone untuk reboisasi

Mantan insinyur NASA Lauren Fletcher menemukan solusi reboisasi atau penanaman pohon kembali yang lebih cepat daripada sebelumnya.

Ia dan perusahaannya, BioCarbon Engineering, menggunakan drone untuk menanam pohon sebanyak satu juta per tahunnya.

Alasannya adalah manusia tidak mungkin mampu mengganti pohon yang ditebang untuk membangun rumah, perkebunan, dan pembuatan kertas setiap tahunnya. (red/den)

Foto: IDN Times

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here