Hidupkan Spirit Gotong Royong dalam Membangun Desa!

0

Tasikmalaya, Voiceofjabar.com – Gotong royong jangan hanya dijadikan seremonial semata baik di masyarakat maupun di pemerintahan. Dalam pembangunan desa juga demikian. Gotong royong harus menjadi modal dalam memacu pembangunan desa. Terlebih desa sedang diproritaskan oleh pemerintah pusat.

“Jiwa gotong royong yang sudah lama hilang dari kebiasaan masyarakat kita. Terutama dalam menggenjot perekonomian masyarakat Desa, dengan adanya BUMDESA yang telah dibentuk oleh Pemerintah Desa diharapkan menjadi unit ekonomi terkecil bukan hanya unit pemerintahan terkecil dan bukan semata menjadi badan usaha saja akan tetapi diharapkan menjadi pendorong, motivator, lokomotif, pembangunan ekonomi di Desa, sehingga bisa berkesinambungan dengan tujuan Dana Desa,”terang Ade dalam acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGRM) XV dan Expo Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) tingkat Kabupaten Tasikmalaya, Singaparna belum lama ini.

Wabup mengimbau Kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana untuk duduk bersama dengan para Kepala Desa guna membuat regulasi yang bisa menyasar kebutuhan-kebutuhan BUMDESA supaya bisa memiliki inovasi yang kuat, motivasi tinggi dan menghidupkan kembali gotong royong.

“Sehingga BUMDESA bisa mempunyai tujuan yang jelas untuk mengembangkan potensi perekonomian yang ada di Desa-nya masing-masing, jangan sampai kebijakan Pemerintah hanya berbasis uang, namun berbasis program yang jelas. Selain itu pihak swasta juga diharapkan berperan aktif ikut serta mendorong terciptanya perekonomian keberadaan BUMDESA di masyarakat,“ imbuhnya.

Menurutnya, sebanyak 351 BUMDESA di Kabupaten Tasikmalaya sedang dalam sorotan pihak pemda. Terutama soal alokasi penganggran yang menyeluruh. Selain itu Pemerintah harus lebih jeli melihat potensi yang ada di masing-masing Desa.

“Tujuannya agar tercipta BUMDESA yang benar-benar mempunyai prioritas dan program yang jelas serta produktifitas untuk kemajuan Desa, jangan sampai BUMDESA dibentuk hanya seperlunya saja, tanpa manfaat yang jelas peruntukanya,” ucapnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here